01 Januari 2011

5 Langkah Membuat Laporan menjadi Efektif

Laporan operasional penuh dengan teks, seperti Bab Editorial, ringkasan pelaksanaan maupun tampilan data. Namun inilah bagian penting untuk menyajikan secara jernih dan konsisten tentang apa dan bagaimana perusahaan ini.

Seperti biasanya, bagian ini adalah bacaan termudah untuk diikuti oleh pembaca non keuangan. Sekarang tiba waktunya untuk menggabungkan antara tema dan pesan resmi dalam surat pemegang saham.

Bagaimana caranya agar laporan operasional tersebut menjadi efektif, disarankan menggunakan 5 langkah di bawah ini:

Jelas
Jika banyak divisi dalam perusahaan itu, sajikan skema divisi-divisi yang ada. Hal ini untuk profil pelanggan, pencapaian geografis, rencana ke depan, gambaran kerja dan pendapatan usaha.

Berkesinambungan
Jangan lupa tentang apa yang diulas dalam laporan tahun lalu, Annual Report ini merupakan kesinambungan penjelasan. Pesannya merupakan gambaran keadaan dari tahun ke tahun, keajegan penyajian akan meningkatkan keyakinan pemegang saham. Juga jangan lupa bahwa bab ini diperlukan untuk mendukung performansi diskusi keuangan dan halaman lain. Jika perusahaan mengalami kemunduran, jangan kacaukan pembaca dengan hiburan yang menutup-nutupi. Tunjukkan persoalan, bahas apa yang terjadi dan apa rencana perusahaan untuk mengatasinya.

Perspektif industri
Tiap-tiap bisnis punya saingan dan pasangan sahabat. Banyak Annual Report menghindari pembahasan tentang posisi pesaing mereka secara bersamaan. Sementara sebagian lainnya menjelaskan secara terus terang pada posisi mana perusahaannya berada. Tak perlu malu jika perusahaan itu berada di kelas dua. Di sinilah peran pemegang saham dalam strategi Me-Too. Berikan gambaran singkat tentang kecenderungan industri. Apa yang sedang berlangsung? Mengapa dan apa yang akan terjadi?

Desain
Kata-kata tak akan mampu mengilustrasikan segalanya. Fotografi yang mencolok, ilustrasi yang menawan, sajian huruf-huruf yang unik, peta, tabel dan grafik yang mudah dipahami, penggalan-penggalan catatan merupakan bagian alat editorial. Ingat bahwa tujuan utama Anda adalah untuk mempersuasi pembaca agar yakin bahwa perusahaan ini benar-benar 'solid', berwawasan ke depan, bisa dipercaya, dan punya perhatian.

Patut dibaca

Pastikan bahwa pembaca pada umumnya bukan hanya akuntan yang sekedar membaca bagian-bagian penting saja. Jangan memuat tipuan senyum pelanggan, peta yang kacau dan paragraf yang tak nyambung dalam penulisan isi laporan. Sampaikan cerita yang benar dan buatlah agar menarik. Kalau tak bisa, gunakan penulis atau jurnalis profesional. Penulisan editorial yang baik juga ketika Anda menyajikan sisi kemanusiaan dalam bisnis Anda - bukan saja sebesar apa skalanya. Suatu indikasi bahwa Anda menghormati pembaca Anda.

Nah, apakah Anda sedang berencana mempersiapkan laporan? Artikel di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda! (Sumber:GCM/SW-GloriaNet)

0 comments: