Setidaknya ada 10 langkah terbaik untuk menghindari kanker yang tampaknya cukup mudah untuk bisa dilakukan oleh semua individu. Tetapi, tidak semudah itu dalam pelaksanaannya. Berikut ini adalah 10 langkah tersebut yang merupakan tips dari tim dokter di Pusat Kanker Nasional Dharmais untuk menghindari kanker, sebagaimana diungkap Media Indonesia:
1 Berhentilah merokok
Merokok adalah faktor risiko kanker yang terbesar, dan menjadi sebab utama terjadinya kanker dan berhubungan dengan hampir 30% kasus kanker lainnya. Merokok sigaret, cerutu, atau rokok pipa di dalam rumah akan menyebabkan terpajannya seluruh penghuni rumah, termasuk anak-anak, dengan asap rokok. Hal ini akan mengakibatkan penyakit saluran pernapasan seluruh penghuni rumah. Merokok pada saat hamil berbahaya bagi bayi yang dikandung. Bagi yang bukan perokok, langkah ini bukan masalah, tetapi sebaliknya bagi perokok berat meninggalkan rokok bisa merupakan siksaan. Tetapi, ya pilihannya itu tadi, merokok atau bebas kanker?
2 Hindari sinar matahari berlebihan
Sinar matahari yang berlebihan menyebabkan kerusakan pada kulit dan kanker kulit. Lindungi kulit Anda dengan krim tabir surya (sunscreen cream), gunakan baju berlengan panjang dan topi atau payung terutama saat terik matahari.
3 Kurangi kadar lemak makanan
Konsumsi tinggi lemak secara langsung menyebabkan peningkatan risiko Anda untuk terkena kanker kolon, prostat, dan kanker payudara. Makanan yang mengandung banyak lemak menyebabkan peningkatan berat badan dan kegemukan yang berhubungan dengan kanker di kandungan, kantong empedu, payudara, dan kolon. Mengontrol berat badan dengan diet seimbang dan olahraga akan mengurangi risiko terkena kanker. Kurangi konsumsi daging dan makanan yang mengandung steroid seperti ayam yang sudah disuntik dengan hormon penggemuk (ayam broiler).
4 Perbanyak makanan berserat
Gandum, beras, sayuran, dan buah-buahan merupakan sumber serat alami yang sangat baik dan melindungi tubuh dari kanker kolorektal. Makanan yang mengandung serat seperti roti gandum, dedak, jagung, beras, bayam, kentang, apel, pir, dan tomat sebaiknya dikonsumsi secara teratur setiap hari.
5 Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar, dan diawetkan dengan nitrit
Jangan membakar daging langsung ke bara api. Sebaiknya daging dibungkus dengan aluminium foil agar tidak langsung terkena api. Kanker oseofagus dan lambung lebih sering dijumpai di negara yang penduduknya banyak mengonsumsi makanan yang diproses dengan pengasapan maupun diawetkan dengan nitrit. Dalam makanan yang dibakar diketahui kandungan zat yang meningkatkan risiko kanker lebih tinggi.
6 Pilih makanan yang mengandung vitamin A dan C
Vitamin alami dan zat penting yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan dapat melindungi tubuh dari kanker oseofagus, laring, lambung, dan paru. Jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, dan buah-buahan tropis lainnya, juga wortel serta brokoli merupakan sumber vitamin dan zat penting tersebut.
7 Konsumsi lebih banyak sayuran golongan kubis
Penelitian menunjukkan bahwa sayuran yang termasuk dalam golongan kubis, misalnya kol, brokoli, bunga kol, bakcoy, dan kale dapat melindungi tubuh dari kanker lambung, kolorektal, dan kanker saluran napas.
8 Hindari minuman beralkohol
Apabila Anda mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak, risiko untuk mendapatkan kanker hati dan lambung akan meningkat. Merokok disertai dengan minum alkohol akan lebih meningkatkan lagi risiko terjadinya kanker mulut, tenggorokan, laring dan oseofagus.
9 Periksakan diri secara teratur
Pemeriksaan kesehatan secara teratur adalah langkah yang baik untuk dapat mengetahui adanya penyakit sedini mungkin. Pap smear dan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) maupun dengan mamografi merupakan cara yang sangat dianjurkan untuk mendeteksi secara dini kanker leher rahim dan payudara.
Pada kaum pria, juga dianjurkan untuk selalu memeriksakan diri terhadap kemungkinan adanya kanker di kelenjar prostat dan testis. Anda juga harus selalu memerhatikan setiap perubahan yang terjadi pada diri Anda, misalnya timbulnya benjolan pada tubuh, perubahan suara menjadi serak, adanya perdarahan yang tidak normal dan lain-lain. Apabila merasa ada perubahan dalam tubuh Anda, segera bawa ke dokter.
10 Pola hidup seimbang
Makan yang cukup dengan gizi yang seimbang, penggunaan waktu yang seimbang antara bekerja, istirahat, rekreasi, dan olahraga, serta mendekatkan diri pada Tuhan dapat mengurangi risiko timbulnya penyakit kanker. (GloriaNet-GCM/*)

0 comments:
Posting Komentar