31 Januari 2011

Arti sebuah waktu

Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk
memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang ke
rumah,karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting
dengan para pemegang saham.
Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica
datang mendekatinya, berdiri tepat disampingnya, sambil memegang buku cerita
baru.
Buku itu bergambar seorang Sun Go Kong yang imut, sangat menarik perhatian
Jessica, "Pa liat"! Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya.
Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kaca matanya, kalimat yang
keluar hanyalah kalimat basa-basi "Wah,. Buku Baru ya Jes?",
"Ya papa"
Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya.
"Baca in Jessi dong pa" pinta Jessica lembut,
"Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh" sanggah budi dengan
cepat.
Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakkan
didepannya, dengan serius.

Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah.
Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu "pa, mama bilang
papa mau baca untuk Jessi"
Budi mulai agak kesal, "Jes papa sibuk, sekarang Jessi suruh mama baca ya"
"pa, mama cibuk, terus, papa liat gambarnya lucu-lucu",
"Lain kali Jessica, sana ! papa lagi banyak kerjaan"
Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi, menit
demi menit berlalu, Jessica menarik nafas panjang dan tetap disitu, berdiri
ditempatnya penuh harap, dan tiba-tiba ia mulai lagi.
"pa,.. gambarnya bagus, papa pasti suka", "Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI
!!" kata Budi membentaknya dengan keras,
Kali ini Budi berhasil, semangat Jessica kecil terkulai, hampir menangis,
matanya berkaca-kaca dan ia bergeser menjauhi ayahnya "Iya pa,. lain kali ya
pa?"

Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan ayahnya
ia menaruh buku cerita dipangkuan sang Ayah.
"pa kalau papa ada waktu, papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa
denger"

Hari demi hari telah berlalu, tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun
permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi, Buku cerita belum pernah dibacakan
bagi dirinya.
Hingga suatu sore terdengar suara hentakan keras "Buukk!!" beberapa
tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan
seorang pemuda mabok yang melajukan kendaraannya dengan kencang didepan
rumah Budi.

Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter, dalam keadaan yang begitu
panik ambulance didatangkan secepatnya, selama perjalanan menuju rumah
sakit, Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih
"Jessi takut pa, jessi takut ma, Jessi sayang papa mama" darah segar terus
keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sesampainya di
rumah sakit terdekat.

Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi, Tidak ada lagi
waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan
Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana,.. pun tidak terpenuhi.
Masih segar terbayang dalam ingatan budi tangan mungil anaknya yang memohon
kepadanya untuk membacakan sebuah cerita, kini sentuhan itu terasa sangat
berarti sekali, ",...papa baca keras-keras ya pa, supaya
Jessica bisa denger" kata-kata jessi terngiang-ngiang kembali.

Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang tersisa hanya keheningan dan
kesunyian hati, canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi,
Budi mulai membuka buku cerita "Anak-anak pembawa perdamaian" yang
diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan.

Bukunya sudah tidak baru lagi, sampulnya sudah usang dan koyak. Beberapa
coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah
kenangan indah dari Jessica kecil.
Budi menguatkan hati, dengan mata yang berkaca-kaca ia membuka halaman
pertama dan membacanya dengan suara keras, tampak sekali ia berusaha
membacanya dengan keras, Ia terus membacanya dengan keras-keras halaman demi
halaman, dengan berlinang air mata.
"Jessi dengar papa baca ya" selang beberapa kata,.. hatinya memohon,.lagi
"Jessi papa mohon ampun nak" "papa sayang Jessi"
Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores lubuk hatinya, tak
kuasa menahan itu Budi bersujut dan menagis,..memohon satu kesempatan lagi
untuk mencintai.

Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan
kita, Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita Karena ia Peduli kepada kita

ADAKAH "PERHATIAN TERBAIK" ITU BEGITU MAHAL BAGI MEREKA ?
BERILAH "PERHATIAN TERBAIK" WALAUPUN ITU HANYA SEKALI

Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada orang-orang yang kita
cintai itu sangat berharga ?

DO IT NOW

Berilah "PERHATIAN TERBAIK" bagi mereka yang kita cintai LAKUKAN SEKARANG !!
KARENA HANYA ADA SATU KESEMPATAN UNTUK MEMPERHATIKAN DENGAN HATI KITA
(sumber:nn)

Bunga untuk Ibu

Pagi itu, seorang pria tampak turun dari mobil mewahnya. Ia bermaksud untuk membeli sebuah kado di kompleks pertokoan itu. Besok adalah hari Ibu, dan ia bermaksud untuk membeli lalu mengirimkan sebuah hadiah lewat pos untuk ibunya di kampung. Seorang Ibu yang pernah ia tinggal pergi beberapa tahun lalu untuk kuliah, mencari nafkah, dan mengejar kesuksesan di kota besar ini.

Langkah-langkah pria itu terhenti di depan sebuah toko bunga. Ia melihat seorang gadis cantik. Ternyata, gadis itu adalah adik tingkatnya semasa kuliah dulu. Gadis itu terlihat sedang memandangi lesu rangkaian bunga-bunga indah di etalase. Matanya terlihat dengan jelas tengah berkaca-kaca, air mata nya hendak meleleh, seperti akan menangis.

Setelah cerita cerita lalu dilantunkan, pria itu lalu bertanya “Ada apa denganmu? Ada apa dengan bunga-bunga itu?”

“Aku ingin memberi salah satu rangkaian bunga mawar ini untuk ibu saya,” gadis cantik itu melanjutkan, “Seumur hidup, saya belum pernah memberikan bunga seindah ini untuk ibu.”

“Kenapa tidak kau beli saja? Ini bagus, kok.” Cerita pria tersebut sambil turut mengamati salah satu karangan bunga.

“Uang saya tidak cukup.”

“Ya sudah, pilih saja salah satu, aku yang akan membayarnya.” Pria itu menawarkan diri sambil tersenyum.

Akhirnya gadis itu mengambil salah satu karangan bunga. Dengan ditemani sang pria, gadis itu lalu menuju kasir. Pria itu juga menawarkan diri mengantar si gadis pulang ke rumah untuk memberikan bunga itu kepada ibunya. Gadis itu pun bersedia.

Dua orang itu lalu melaju menggunakan mobil menuju ke sebuah tempat yang ditunjukkan oleh si gadis. Hati pria itu terperanjat ketika gadis cantik itu ternyata mengajaknya ke sebuah kompleks pemakaman umum.

Setelah memarkir mobil, pria itu lalu mengikuti langkah-langkah si gadis. Dengan sangat terharu gadis itu lalu meletakkan karangan bunga itu ke makam ibunya. Seorang ibu yang memang belum pernah dilihat gadis itu seumur hidupnya. Ibu itu dulu meninggal saat melahirkan gadis itu.

Melihat kejadian itu, setelah mengantarkan gadis itu pulang ke rumah, sang pria membatalkan niatnya untuk membeli dan mengirimkan kado bagi ibunya.

Siang itu juga, pemuda sukses itu langsung memacu mobilnya.. pulang ke kampungnya.. untuk melihat wajah ibu yang dia rindukan selama ini.. untuk bersujud di bawah kakinya dan memeluk erat tubuh dan hati lembutnya..
(sumber:http://www.ceritainspirasi.net/bunga-untuk-ibu/)

28 Januari 2011

Kisah Anisa dan Kalungnya

Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket.
Ketika sedang menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah,sehingga Anisa sangat ingin memilikinya.

Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya,sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji:Tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli. Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang
cantik.
Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya :"Ibu,bolehkah Anisa memiliki kalung ini ? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... " Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa.Dibaliknya tertera harga Rp 15,000. Dilihatnya mata Anisa yang
memandangnya dengan penuh harap dan cemas.
Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten...
"Oke ... Anisa, kamu boleh memiliki kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?"
Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya.
"Terimakasih..., Ibu"
Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya. Menurutnya,kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya.Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur. Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab, kata ibunya, jika basah,kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau...
Setiap malam sebelum tidur, Ayah Anisa akan membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita, Ayah bertanya "Anisa..., Anisa sayang ngga sama Ayah ?" "Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah !"
"Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu..."
"Yah..., jangan dong Ayah ! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari
nenek... ! Itu kesayanganku juga"
"Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !". Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.
Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi, "Anisa..., Anisa sayang nggak sih, sama Ayah ?"
"Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah ?".
"Kalau begitu, berikan pada Ayah kalung mutiaramu."
"Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini.."
Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain.
Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk kekamarnya, Anisa sedang duduk diatas tempat tidurnya. Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam.
Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. Dari matanya, mengalir bulir-bulir air mata membasahi pipinya...
"Ada apa Anisa, kenapa Anisa ?"
Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya " Kalau Ayah mau... ambillah kalung Anisa"
Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa. Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih... sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa...
"Anisa... ini untuk Anisa. Sama bukan? Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau"
Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa.
Demikian pula halnya dengan TUHAN. Terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa: Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga,dan oleh
karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan... baik itu berupa barang/harta ataupun orang yang kita kasihi.
Untuk itulah perlunya sikap ikhlas, karena kita yakin tidak akan TUHAN mengambil sesuatu dari kita jika tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik.(sumber:nn)

Anda Sukses? Beri Hadiah pada Diri Sendiri

Anda berhak memberi penghargaan pada diri sendiri. Bahkan pakar psikologi mengatakan, "Jangan ragu memberi hadiah pada diri sendiri karena hanya Anda sendirilah yang paling tahu hal hebat yang telah Anda lakukan". Kalau perlu rayakanlah setiap saat! Karena kalau bukan diri sendiri yang melakukannya, siapa lagi? Tindakan ini menunjukkan bahwa Anda menghargai diri sendiri. Selain itu, menghargai diri sendiri berarti Anda menikmati hidup!

Anda dapat menghargai diri sendiri dengan menyayangi dan memanjakan diri Anda. Berikut ini beberapa alternatif yang dapat Anda lakukan:

* Deadline kerja Anda telah terpenuhi, Anda boleh bernafas lega dan tertawa. Nikmati dan kagumi hasil kerja Anda. Ambillah secarik kertas dan catat point-point terbaik hasil kerja Anda dan tersenyumlah!

* Anda baru saja menyelesaikan proyek sulit dan hasilnya pun memuaskan, Anda sangat gembira dan berhak merayakannya. Pesanlah aneka penganan ringan di toko kue dan berikan alamat kantor Anda. Kemudian nikmati pesanan Anda bersama teman-teman di kantor.

* Hari ini Anda telah menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang cukup banyak dalam waktu singkat. Karena Anda puas, maka hargai diri Anda sendiri dengan memesan seikat kembang yang Anda pesan untuk diri sendiri. Sertai dengan sepucuk kartu dengan ucapan penambah semangat kerja Anda.

* Setiap kali Anda menyelesaikan satu pekerjaan, periksalah inbox email Anda. Bacalah email-email dari sahabat atau kekasih. Kirimkan balasannya. Selipkan kata-kata bahwa Anda kangen ingin bertemu dengannya.

* Anda merasa telah bekerja giat selama seminggu, maka manjakanlah diri Anda di akhir pekan. Pergilah ke salon langganan Anda, lakukan perawatan seluruh tubuh seperti creambath, manicure, pedicure, luluran, sauna, dsb. Kalau Anda pria, Anda bisa memanjakan diri dengan makan enak di restoran, menginap di hotel, dan kegiatan lain yang menyenangkan Anda di akhir pekan. Anda bebas memilih kegiatan yang Anda suka.

* Anda telah bekerja keras selama setahun, Anda berhak menikmati liburan panjang. Ambillah cuti selama seminggu atau dua minggu, pergilah ke tempat yang menyenangkan bersama keluarga atau orang-orang terkasih. Rencanakan dan lakukan kegiatan yang menyenangkan bersama mereka. Dijamin Anda merasa lebih bergairah dan bersemangat.

Masih banyak cara untuk menyayangi dan memanjakan diri sendiri. Hal di atas hanyalah sepenggal contoh yang dapat anda lakukan dengan mudah. Nah apakah anda punya ide lain untuk memanjakan, menyayangi dan menghargai diri sendiri? Pastilah di otak anda banyak ide-ide untuk menyayangi diri Anda. Maka jangan ragu untuk melakukannya! Karena menyayangi diri sendiri dapat membakar gairah, semangat, dan motivasi untuk berkarya. Dan berarti Anda pun mensyukuri apapun yang telah Anda dapatkan. Anda setuju...? (sumber:GCM/ac-GloriaNet)

26 Januari 2011

Agar Reputasi Anda Tetap Bagus

Tolok ukur sebuah reputasi bagus adalah tindakan. Dasar dari reputasi yang bagus adalah tindakan. Banyak orang yang menghabiskan waktu berbicara seharian. Namun berbicara hanya akan membuat Anda dicap sombong. Suatu reputasi bagus diraih dengan mengatakan hal-hal yang bagus pula kemudian ditindaklanjuti dengan tindakan.

Jadi tindakan yang bagaimana yang dapat membantu Anda meraih reputasi bagus? Anda harus melakukan hal-hal yang akan mempengaruhi orang-orang dengan suatu cara yang bagus. Mulai dari membantu membawa kerjaan kolega Anda atau bos Anda saat dia sulit menenteng sendiri. Anda tidak perlu melakukan hal-hal yang besar, namun cukup dengan melakukan tindakan-tindakan kecil yang baik secara kontinyu.

Inilah contoh orang yang berusaha keras membina suatu reputasi bagus. Anda memiliki suatu bisnis dan terus tersenyum pada konsumen dan menawarkan mereka dengan harga-harga terbaik selama lebih dari 20 tahun. Semuanya segar, bahkan Anda memiliki reputasi sebagai memiliki produk terbaik di kota Anda. Sampai suatu hari ketika Anda mengganti seluruh penjualan untuk mendapatkan harga yang lebih baik dan produk-produk Anda tidak begitu bagus lagi.

Secara garis besar, benar-benar menurun. Hal berikutnya yang Anda tahu adalah bisnis Anda menurun, dan Anda tidak lagi melihat orang-orang yang familiar. Apa yang terjadi? Menurut kabar yang beredar, Anda tidak seperti dulu lagi. Dengan kata lain, Anda telah terpeleset. Yang terjadi adalah bahwa reputasi Anda telah jatuh dalam hitungan bulan, bahkan mungkin dalam hitungan minggu.

Reputasi seseorang amat mudah hancur. Berapa kali Anda melihat anggota masyarakat yang dihargai, pelaku bisnis yang sudah tua, politisi atau kepala sekolah menghancurkan reputasi mereka dengan satu tindakan yang amat bodoh. Kepala sekolah tertangkap dengan masalah pornografi anak, politisi tertangkap basah sedang tidur bersama 2 pelacur dan 10 botol minuman keras, administrator rumah sakit tertangkap menggelapkan dana rumah sakit yang harusnya untuk membantu orang yang sakit. Intinya adalah, bahwa seringkali diperlukan waktu seumur hidup untuk membina reputasi, namun, hanya perlu sehari dan hanya dengan satu tindakan bodoh untuk menghancurkannya.

Jadi berhati-hatilah dengan tindakan Anda. Hal yang perlu dimengerti mengenai reputasi adalah bahwa itu terus melekat pada Anda. Ketika Anda mulai membina reputasi Anda, maka orang akan mencap Anda. Apakah Anda bereputasi baik atau buruk. Jika reputasi Anda baik, Anda biasanya dimaafkan jika melakukan hal-hal buruk, dan reputasi Anda tetap utuh. Masyarakat biasanya akan berkata, "Ia sedang keluar jalur," atau "Ia melakukan kesalahan". Mereka tidak akan terus menganggapnya seperti itu, menganggap bahwa perilaku itu bersifat temporer. Masalahnya adalah ketika Anda mendapat cap buruk dari saat-saat awal.

Tinggal pilih Anda ingin memiliki reputasi baik atau buruk? Mudah-mudahan artikel di atas bermanfaat bagi Anda. Anda sukses, saya pun bahagia. Semoga! (sumber:GCM/SW-GloriaNet)

25 Januari 2011

Agar Anda Sukses Lampaui Masa Percobaan

Anda tentu bangga ketika dinyatakan diterima bekerja di suatu perusahaan setelah berhasil melewati serangkaian tes dan wawancara. Tapi jangan langsung cepat puas. Karena cobaan tidak berhenti sampai di situ.

Anda harus melewati masa percobaan selama tiga bulan untuk mendapat pengesahan sebagai 'karyawan'! Berikut hal-hal penting yang harus Anda lewati dari bulan ke bulan agar Anda lolos melewati 'ranjau-ranjau' percobaan:

Bulan pertama
Pada bulan pertama masa percobaan, Anda wajib mengenal orang-orang yang akan bekerja sama dengan Anda. Dalam hal ini Anda harus bersikap 'pro aktif', jangan cuma diam menunggu orang memberi tahu Anda. Kalau ada hal yang kurang Anda pahami, cobalah untuk bertanya pada rekan-rekan baru Anda atau bahkan bos Anda. Jangan ragu untuk berkumpul dan berbincang-bincang dengan rekan-rekan, misalnya saat makan siang.

Ingat, kesuksesan orang dalam pekerjaan bukan semata-mata karena dia pintar tapi juga ditunjang oleh kemampuannya bergaul.

Bulan kedua
Setelah melewati masa kerja sebulan, rekan-rekan dan bos Anda tentu sudah bisa melihat performa kerja Anda dalam bentuk kongkrit. Memuaskan atau tidaknya hasil kerja Anda, tentu tak akan luput dari penilaian. Seperti apa, pekerjaan yang diharapkan perusahaan, mungkin masih misteri. Maka dibulan kedua ini jangan sekalipun Anda 'lengah'. Jangan sekalipun Anda bolos kerja dan jangan menolak tugas-tugas yang diberikan pada Anda. Dalam mengerjakan tugas, sesuaikan dengan deadline. Sekali Anda bolos atau menolak tugas, penilaian terhadap diri Anda akan minus.

Bulan ketiga

Memasuki bulan ketiga tentunya Anda harus sudah semakin memahami budaya perusahaan, karakter bos dan rekan-rekan, dan yang penting Anda harus sudah semakin menguasai bidang pekerjaan (job desc) Anda. Di masa inipun Anda harus lebih berani melakukan 'gebrakan'. Tawarkan diri Anda untuk membantu mengerjakan proyek-proyek sulit yang tengah dikerjakan perusahaan. Bergabunglah dengan tim yang handal, Anda bisa belajar lebih banyak dari situ.

Nah bagaimana setelah melewati masa tiga bulan? Apakah usaha Anda berhenti sampai disitu? Tentu saja tidak! Karena tidak ada kata 'berhenti' untuk terus menggali dan meningkatkan kompetensi diri. Selamanya Anda harus melewati proses. Dan proses itu akan terus berlanjut sampai kapan pun.

Jika Anda berhasil mengaktualisasikan diri selama tiga bulan dan setelahnya, Anda bukan saja akan disahkan sebagai karyawan tetap, tetapi akan cepat mendapatkan promosi jabatan. Sukses untuk Anda! (sumber:GCM/SW-GloriaNet)

24 Januari 2011

Actions Speak Louder Than Words

In an interview, it's not always just what you say that is important, but also how you say it and how you look when you are saying it. Despite answering all questions thrown at you with precision and confidence, if your body language is weak, your overall image may be perceived in this way, too. In order to make sure you physical actions and gestures are conveying the right message, here are a few dos and don'ts to keep in mind. While they alone won't win you the big job, they can certainly help or hurt your chances in a pinch.

DO enter the room confidently. When you meet your interviewer for the first time, hold your head up, put on a smile, and be sure you look like you are enthusiastic about the opportunity. Interviews are not fun, but if you go into it anticipating torture, your body language will reflect this attitude.

DON'T shake hands like a dead fish. In any professional environment, a handshake can say a lot about a person. Make sure your handshake is firm, not timid and limp. In the same respect, don't overdo it. You certainly don't want to be remembered as someone who broke the interviewer's fingers!

DO try to mirror your interviewer. Mirroring the body position of the person you are talking to is a natural tendency, and this strategy often results in a more relaxed atmosphere. Pay attention to your interviewer and try to mirror his or her attitude and actions in a subtle way. If your interviewer is extremely upbeat and enthusiastic, try to pick up on that emotion. In the same respect, if he or she is more subdued, it is best to follow the same rule. This doesn't mean, however, doing everything your interviewer does. You want the environment to be comfortable - not creepy.

DON'T swing your legs, tap your feet, twirl your hair, wring your hands, or bite your fingernails. All of these actions demonstrate lack of confidence and fear and can be extremely distracting. You want to make sure your interviewer concentrates on your great answers, not your fidgety behavior.

DO pay attention to your posture. It sounds elementary, but sitting up straight and having good posture will tell your interviewer that you are confident and have a strong personality, while slouching will paint you as lazy and weak. As uncomfortable as you might be in that business suit, sit up straight and keep your head up.

DON'T cross your arms in front of your body. Sitting with your arms crossed in front of you indicates defensiveness, resistance, aggressiveness or a closed mind. Use your hands to be expressive when
you are talking. When the interviewer is speaking, keep your hands folded in your lap, rested on the arms of your chair, or in another position that is lower than your elbows.

DO make and keep eye contact. Failing to make eye contact with your interviewer will keep you from truly connecting with him or her, and might make you seem shy or even evasive. Yes, making eye contact can be uncomfortable, but it is an important tactic. Similarly, try to utilize other body expressions that demonstrate interest, such as nodding, tilting your head, or raising your eyebrows when the other person is making a point.

DON'T change positions often. It's hard to say whether having your legs crossed or feet flat on the floor is better. The key thing to remember is to find a position for your legs that is comfortable and try to stick with it. Constant shifting is distracting and can make a candidate seem untrustworthy. If you do opt to cross your legs, make sure they are crossed all the way. Resting your ankle on your knee will come across as too casual and even overconfident.

DO pay attention to your tone of voice. Just like your physical motions, your tone of voice says a lot about you. Be sure to answer questions in a strong, consistent tone. Avoid wavering or talking too softly, mumbling or speaking too quickly. A good thing to remember before answering a question is to take a deep breath, think for a second, and then begin to answer. This will help you calm your nerves and will give you the opportunity to "look before you leap" when it comes to your important answers.(source:nn)

23 Januari 2011

About My Boss !!!

Cerita tentang atasan adalah bagian yang tak terpisahkan dari dunia kerja

Bos saya termasuk orang yang moody. Jadi jika dia datang dengan menyapa dan tersenyum, semua bisa berlega hati. Tapi kalau kebalikannya, siap-siap deh kena semprot. (Tesa, Finance Staff )

Cool banget !!!Sampai saya menemukan satu “rahasia”.Ternyata dia bersemangat sekali kalau mengobrol tentang Beatles. (Aldi, Business Dev. division)

Bos saya termasuk galak. Tapi ada trik menghadapinya...selalu menunjukkan semangat dan motivasi tinggi. Kalau diomeli ? Saya menikmati kok, positive thingking bahwa itu adalah masukan bagi prestasi saya. ( Deswita, Copy writer )

Dulu saya pikir punya bos yang cuek sangat menyenangkan. Ternyata saya salah. Ternyata bos cuek kurang memberikan respon terhadap masalah di kantor. Jadi kalau ada masalah, saya lebih suka berkonsultasi dengan rekan senior. (Dony, AE)

Saya punya bos yang asik. Bisa diajak diskusi tentang pekerjaan, bisa diajak bercanda . Beliau juga orang mau bersedia dikritik.Tapi bos pernah marah besar saat tahu kalau salah satu dari rekan saya menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi. (Shana, Marketing Reprentative)

Saya sering berbeda pendapat dengan bos. Cara menghadapinya ? Biasa nya saya mencari waktu yang tepat, di saat mood nya sedang bagus. Bicara dengan sopan, tidak emosional, kadang diselipkan dengan humor. Setelah itu bos biasanya menerima masukan saya. (Dewi, jurnalis)

Buat saya, masalah terbesar adalah beradaptasi dengan bos baru. Biasanya saya berusaha mencari tahu mengenai sifat dan gaya kerjanya.Cara termudah adalah dengan mengobrol. Karena itu saya menyediakan toples berisi cemilan favoritnya,supaya dia sering mampir kemeja saya, atau sengaja pulang bersamaan sehingga bisa berada di satu lift. (Fitri, sekretaris)

Di saat bos saya pindah, saya sempat terkaget-kaget karena saya satu-satunya yang mendapat “souvenir” dari beliau. Dan di kartu ucapan tertulis... beliau sangat appreciate karena saya pernah menawarkan bantuan di saat dia membutuhkan. Ternyata.... bos juga manusia !!! (Ita, HR div.)

Saya pikir, bos tidak pernah tahu dengan kebiasaan saya datang terlambat, dan menyelinap ke ruangan.Sampai suatu hari, saya mendapat teguran halus..." kamu punya masalah dengan bangun pagi ?". Rasanya malu banget !!
( Dian, Humas staff )

Kisah 1000 Hari Sabtu

Makin tua, aku makin menikmati Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningan sunyi senyap sebab aku yang pertama bangun pagi, atau mungkin juga karena tak terkira gembiraku sebab tak usah masuk kerja. Apapun alasannya, beberapa jam pertama Sabtu pagi amat menyenangkan.

Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur dengan membawa
secangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan lainnya. Apa yang biasa saya lakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang tak terlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya.

Aku keraskan suara radioku untuk mendengarkan suatu acara Bincang-bincang sabtu Pagi. Aku dengar seseorang agak tua dengan suara emasnya. Ia sedang berbicara mengenai seribu kelereng kepada seseorang di telpon yang dipanggil "Tom". Aku tergelitik dan duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.

"Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjamu. Aku yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi kan sangat sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu terlalu sering. Sulit kupercaya kok ada anak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam seminggunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kau tak sempat".

Ia melanjutkan : "Biar kuceritakan ini, Tom, sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga prioritas apa yang yang harus kulakukan dalam hidupku".

Lalu mulailah ia menerangkan teori "seribu kelereng" nya. "Begini Tom,suatu hari aku duduk-duduk dan mulai menghiitung-hitung. Kan umumnya orang rata-rata hidup 75 tahun. Ya aku tahu, ada yang lebih dan ada yang kurang, tapi secara rata-rata umumnya akan sekitar 75 tahun. Lalu, aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata-rata dimiliki seseorang selama hidupnya. Sekarang perhatikan benar-benar Tom, aku mau beranjak ke hal yang lebih penting".

"Tahu tidak, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikir olehku semua detail ini", sambungnya, "dan pada saat itu aku kan sudah melewatkan 2800 hari Sabtu. Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku cuma tersisa sekitar 1000 hari Sabtu yang masih bisa kunikmati".

"Lalu aku pergi ketoko mainan dan membeli tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh mengunjungi tiga toko, baru bisa mendapatkan 1000 kelereng itu. Kubawa pulang, kumasukkan dalam sebuah kotak plastik bening besar yang kuletakkan di tempat kerjaku, di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu, aku selalu ambil sebutir kelereng dan membuangnya".

"Aku alami, bahwa dengan mengawasi kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang betul-betul penting dalam hidupku. Sungguh, tak ada yang lebih berharga daripada mengamati waktumu di dunia ini menghilang dan berkurang, untuk menolongmu membenahi dan meluruskan segala prioritas hidupmu".

"Sekarang aku ingin memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan teleponmu dan mengajak keluar istriku tersayang untuk sarapan pagi. Pagi ini,kelereng terakhirku telah kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku befikir, kalau aku sampai bertahan hingga Sabtu yang akan datang, maka Allah telah memberi aku dengan sedikit waktu tambahan ekstra untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang kusayangi".

"Senang sekali bisa berbicara denganmu, Tom. Aku harap kau bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang kau kasihi, dan aku berharap suatu saat bisa berjumpa denganmu. Selamat pagi!"

Saat dia berhenti, begitu sunyi hening, jatuhnya satu jarumpun bisa terdengar! Untuk sejenak, bahkan moderator acara itupun membisu. Mungkin ia mau memberi para pendengarnya, kesempatan untuk memikirkan segalanya. Sebenarnya aku sudah merencanakan mau bekerja pagi itu, tetapi aku ganti acara, aku naik ke atas dan membangunkan istriku dengan sebuah kecupan.

"Ayo sayang, kuajak kau dan anak-anak ke luar, pergi sarapan".

"Lho, ada apa ini...?", tanyanya tersenyum.

"Ah, tidak ada apa-apa, tidak ada yang spesial", jawabku, "Kan sudah cukup lama kita tidak melewatkan hari Sabtu dengan anak-anak ? Oh ya, nanti kita berhenti juga di toko mainan ya? Aku butuh beli kelereng."

HAVE A GREAT WEEKEND AND MAY ALL SATURDAYS BE SPECIAL AND MAY YOU HAVE MANY HAPPY YEARS AFTER YOU LOSE ALL YOUR MARBLES.

Shared by Fr. Rick of Kingston, NY

22 Januari 2011

11 Sikap yang Menjadi Penyumbang Kegagalan dalam Pekerjaan

Semakin besar tanggungjawab seseoraang di dalam perusahaan, semakin banyak tuntutan yang harus dipenuhi. Selain pekerjaan yang harus dikelola sebaik mungkin, juga pendekatan yang baik harus dilakukan kepada para rekan kerja, atasan dan bawahan.
Ada banyak orang gagal dalam pekerjaan hanya karena sikap-sikap di bawah
ini:

1. Arogansi: merasa diri paling benar dan yang lain salah
2. Melograma: selalu ingin menjadi pusat perhatian
3. Volatility: sulit ditebak, bersikap sesuai mood-nya
4. Excessive Caution: takut mengambil keputusan
5. Habitual Distrust: sikap yang selalu curiga kepada orang lain
6. Aloofness: sulit dihubungi dan berkomunikasi dengan orang lain
7. Mischievousness: peraturan dibuat untuk dilanggar
8. Eccentricity: selalu ingin berbeda, sehingga terkadang dianggap aneh
oleh orang lain
9. Passive Resistance: tidak yakin dengan apa yang dia katakan
10. Perfectionism: kebanyakan dianggap salah, hanya sedikit yang benar
11. Eagerness to please: mengejar popularitas dalam setiap situasi

Adakah Anda memiliki salah satu sikap-sikap di atas?
Sebaiknya Anda memikirkan untuk mengelolanya dari sekarang.

Sumber: Disadur dari Why CEOs Fail by David L. Dotlich & Perter C. Cairo; Jossey-Bass, 2003

20 Januari 2011

10 Langkah Menghindar dari Ancaman Kanker

Setidaknya ada 10 langkah terbaik untuk menghindari kanker yang tampaknya cukup mudah untuk bisa dilakukan oleh semua individu. Tetapi, tidak semudah itu dalam pelaksanaannya. Berikut ini adalah 10 langkah tersebut yang merupakan tips dari tim dokter di Pusat Kanker Nasional Dharmais untuk menghindari kanker, sebagaimana diungkap Media Indonesia:

1 Berhentilah merokok
Merokok adalah faktor risiko kanker yang terbesar, dan menjadi sebab utama terjadinya kanker dan berhubungan dengan hampir 30% kasus kanker lainnya. Merokok sigaret, cerutu, atau rokok pipa di dalam rumah akan menyebabkan terpajannya seluruh penghuni rumah, termasuk anak-anak, dengan asap rokok. Hal ini akan mengakibatkan penyakit saluran pernapasan seluruh penghuni rumah. Merokok pada saat hamil berbahaya bagi bayi yang dikandung. Bagi yang bukan perokok, langkah ini bukan masalah, tetapi sebaliknya bagi perokok berat meninggalkan rokok bisa merupakan siksaan. Tetapi, ya pilihannya itu tadi, merokok atau bebas kanker?

2 Hindari sinar matahari berlebihan
Sinar matahari yang berlebihan menyebabkan kerusakan pada kulit dan kanker kulit. Lindungi kulit Anda dengan krim tabir surya (sunscreen cream), gunakan baju berlengan panjang dan topi atau payung terutama saat terik matahari.

3 Kurangi kadar lemak makanan
Konsumsi tinggi lemak secara langsung menyebabkan peningkatan risiko Anda untuk terkena kanker kolon, prostat, dan kanker payudara. Makanan yang mengandung banyak lemak menyebabkan peningkatan berat badan dan kegemukan yang berhubungan dengan kanker di kandungan, kantong empedu, payudara, dan kolon. Mengontrol berat badan dengan diet seimbang dan olahraga akan mengurangi risiko terkena kanker. Kurangi konsumsi daging dan makanan yang mengandung steroid seperti ayam yang sudah disuntik dengan hormon penggemuk (ayam broiler).

4 Perbanyak makanan berserat
Gandum, beras, sayuran, dan buah-buahan merupakan sumber serat alami yang sangat baik dan melindungi tubuh dari kanker kolorektal. Makanan yang mengandung serat seperti roti gandum, dedak, jagung, beras, bayam, kentang, apel, pir, dan tomat sebaiknya dikonsumsi secara teratur setiap hari.

5 Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar, dan diawetkan dengan nitrit
Jangan membakar daging langsung ke bara api. Sebaiknya daging dibungkus dengan aluminium foil agar tidak langsung terkena api. Kanker oseofagus dan lambung lebih sering dijumpai di negara yang penduduknya banyak mengonsumsi makanan yang diproses dengan pengasapan maupun diawetkan dengan nitrit. Dalam makanan yang dibakar diketahui kandungan zat yang meningkatkan risiko kanker lebih tinggi.

6 Pilih makanan yang mengandung vitamin A dan C
Vitamin alami dan zat penting yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan dapat melindungi tubuh dari kanker oseofagus, laring, lambung, dan paru. Jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, dan buah-buahan tropis lainnya, juga wortel serta brokoli merupakan sumber vitamin dan zat penting tersebut.

7 Konsumsi lebih banyak sayuran golongan kubis
Penelitian menunjukkan bahwa sayuran yang termasuk dalam golongan kubis, misalnya kol, brokoli, bunga kol, bakcoy, dan kale dapat melindungi tubuh dari kanker lambung, kolorektal, dan kanker saluran napas.

8 Hindari minuman beralkohol
Apabila Anda mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak, risiko untuk mendapatkan kanker hati dan lambung akan meningkat. Merokok disertai dengan minum alkohol akan lebih meningkatkan lagi risiko terjadinya kanker mulut, tenggorokan, laring dan oseofagus.

9 Periksakan diri secara teratur
Pemeriksaan kesehatan secara teratur adalah langkah yang baik untuk dapat mengetahui adanya penyakit sedini mungkin. Pap smear dan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) maupun dengan mamografi merupakan cara yang sangat dianjurkan untuk mendeteksi secara dini kanker leher rahim dan payudara.

Pada kaum pria, juga dianjurkan untuk selalu memeriksakan diri terhadap kemungkinan adanya kanker di kelenjar prostat dan testis. Anda juga harus selalu memerhatikan setiap perubahan yang terjadi pada diri Anda, misalnya timbulnya benjolan pada tubuh, perubahan suara menjadi serak, adanya perdarahan yang tidak normal dan lain-lain. Apabila merasa ada perubahan dalam tubuh Anda, segera bawa ke dokter.

10 Pola hidup seimbang
Makan yang cukup dengan gizi yang seimbang, penggunaan waktu yang seimbang antara bekerja, istirahat, rekreasi, dan olahraga, serta mendekatkan diri pada Tuhan dapat mengurangi risiko timbulnya penyakit kanker. (GloriaNet-GCM/*)

17 Januari 2011

10 Kualitas Pribadi yang Disukai

1. Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada,pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

2. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang dibawahnya tidak merasa minder.

3. Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janjinya, mempunyai komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.

5. Karena tidak semua orang dikaruniai tempramen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7. Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

8. Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

9. Orang yang "Easy Going" menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya.

10. Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.(Sumber: unknown)

15 Januari 2011

8 Kemampuan Modal Kesuksesan

1. Kemampuan Berpikir Positif
Orang yang mampu berpikir secara positif memandang kesulitan sebagai tantangan, menganggap kritik sebagai sumbangan pemikiran, dan melihat
banyak peluang dan kemungkinan dalam ketidaksempurnaan. Sementara orang
negatif menganggap kesulitan sebagai bentuk dari kegagalan atau
kebodohannya sendiri.Berpikir positif berarti menjauhkan diri dari segala bentuk prasangka buruk, baik terhadap seseorang maupun obyek tertentu. Seseorang yang
suka berprasangka buruk mudah sekali kehilangan peluang, kurang berhasil
dalam relasi sosial, dan mudah mendatangkan masalah dalam kehidupan organisasi.

2. Kemampuan Menetapkan Tujuan
Kemampuan menetapkan tujuan sangat mendasar dalam mendesain sukses
seseorang. Tujuan merupakan pedoman yang mengarahkan seseorang untuk
mengambil tindakan-tindakan yang tepat dan terukur. Tujuan mengontrol atau
mengawasi perilaku seseorang. Dan tujuan memberi kekuatan untuk maju dan mengalahkan berbagai rintangan.Jika seseorang gagal menetapkan tujuan, maka ia bergerak tanpa arah. Dalam kehidupannya, orang ini tidak tahu mau kemana dan sudah sampai
tahap mana. Pada tahap yang sangat kronos, orang tanpa tujuan sama artinya
dengan orang yang kehilangan kepribadian.

3. Kemampuan Bekerjasama
Dalam banyak kisah kesuksesan, hampir menjadi kebenaran umum bahwa
sukses seseorang selalu diraih berkat bantuan atau kerjasama dengan orang
lain. Jarang sekali sebuah kesuksesan diraih murni dari usaha sendiri.
Bahkan seorang seniman yang paling eksentrik sekalipun membutuhkan
kerjasama dengan orang lain supaya karya-karyanya dihargai dengan
layak.Sukses selalu membutuhkan kemampuan bekerjasama. Ini berarti ada proses
saling memberi, saling mendukung, saling melengkapi, dan bergerak
bersama-sama menuju suatu tujuan.

4. Kemampuan Mengendalikan Tekanan
Popularitas seorang selebritis misalnya, selain mendatangkan uang
banyak juga mendatangkan gangguan-gangguan psikologis. Kematian Elvis
Presley, Marlyn Monroe, John Lenon atau Bruce Lee justru pada saat mereka di puncak kejayaannya memang penuh dengan misteri. Namun dari sekian
banyak analisis, selalu ditemukan unsur tekanan dan ketakutan berlebihan
pada diri mereka atas sukses yang mereka alami.

5. Kemampuan Berpikir dan Bertindak Kreatif
Tak dipungkiri, kreatifitas menjadi biang dinamika peradaban.
Pribadi-pribadi kreatif mampu memformulasikan sesuatu yang baru, memodifikasi sesuatu yang lama menjadi baru, dan bisa mencipta dari sesuatu yang belum ada menjadi ada. Diera yang serba instan dan kompetitif ini, pola-pola lama sering tidak
memadai lagi sebagai andalan bersaing. Di sinilah dibutuhkan cara-cara
berpikir yang segar serta diikuti dengan tindakan yang tepat. Kisah
sukses sering diawali dengan cara berpikir yang sederhana namun kreatif.

6. Kemampuan Bertindak Tepat
Seuatu yang bernilai jadi tidak bernilai jika tidak ada pada waktu dan
tempat yang tepat. Begitu juga sebuah tindakan. Dalam kehidupan,
berhasil tidaknya kita sangat ditentukan oleh ketepatan tindakan yang kita
ambil, baik dari sisi jenis maupun waktu bertindaknya. Orang-orang sukses
biasanya memiliki kemampuan mengambil tindakan yang tepat serta pada
waktu yang dibutuhkan, terutama sekali karena mereka telah berulang kali
menghadapi situasi serupa. Kemampuan instingtif atau feeling mereka
terlatih oleh tantangan demi tantangan yang berhasil mereka taklukan. Ini
sekaligus menunjukkan hukum kesuksesan yang sejatinya memang tidak bisa
diperoleh secara instan.

7. Kemampuan Mencintai
Nah, yang lebih menarik lagi adalah bahwa orang-orang sukses selalu
memiliki kemampuan untuk mencintai apa saja yang diyakini dan yang
dilakukannya. Kecintaan tersebut membuat mereka mencurahkan perhatian, tenaga,
dan usaha dengan sepenuh hati. Kemampuan itu pula yang membuat mereka
tahan banting dan bersemangat mengalahkan setiap tantangan. Ini
sekaligus menjawab mengapa orang-orang sukses memiliki dedikasi yang
mengagumkan pada bidang-bidang yang ditekuninya. Tanpa kemampuan mencintai, orang
sukses tak akan mampu bertahan lama dalam tangga kesuksesannya.

8. Kemampuan Memimpin Sulit dipungkiri, orang-orang sukses adalah
mereka yang memiliki kemampuan mengorganisasikan dan mendayagunakan tenaga
atau pikiran orang lain menuju suatu tujuan tertentu. Sesederhana apa pun pribadi seseorang yang sukses, ia berpeluang menjadi seorang pemimpin. Orang sukses seperti
memiliki kharisma, sering menjadi sumber inspirasi, mampu memotivasi (langsung
atau tidak langsung), dan sering emnjadi teladan bagi orang lain. Yang
menarik, banyak orang sukses yang lahir bukan sebagai pemimpin, tapi ia
sukses karena dirinya mampu memimpin orang lain.(ez)

12 Januari 2011

7 Rahasia Tampil Memikat di Kantor

Tampilah memikat! Begitu, saran teman-teman kerja. Mengapa harus demikian? Karena lingkungan kantor terdiri dari banyak individu yang mengharuskan Anda berinteraksi satu sama lain. Jika Anda tampil memikat, bisa dipastikan akan memudahkan proses interaksi yang berdampak pada lancarnya pekerjaan. Bukan begitu?

Pertanyaannya kini seperti bagaimanakah tampil memikat di kantor? Yang dimaksud di sini tidak melulu berurusan dengan faktor fisik. Meski penampilan fisik cukup penting, tetapi banyak faktor dari ‘dalam’ yang membuat Anda menjadi sosok yang memikat.

Mau tahu rahasia tampil memikat? Berikut 7 rahasia tampil memikat di kantor yang harus Anda miliki. Anda simak!

1.Percaya Diri
Rasa percaya diri merupakan modal utama bagi seseorang untuk tampil ‘memikat’. Anda yang mampu berjalan dengan tegak dengan tatapan mata meyakinkan akan tampak lebih menarik daripada mereka yang selalu jalan menunduk, dan pandangan mata malu-malu. Yakinlah dengan kemampuan dan potensi diri Anda, maka Anda akan terlihat lebih oke. Ini penting sebagai bekal sukses di dunia kerja. Rasa pede yang Anda miliki akan terpancar ke luar dan membuat Anda terlihat menarik.

2.Smart
Smart atau cerdas adalah hal yang tidak boleh diabaikan jika Anda ingin tampil memikat di manapun. Bekalilah diri Anda dengan pengetahuan dan wawasan yang luas. Karena bagaimana seseorang bisa tampil memikat jika selalu ‘tulalit’? Lagipula orang-orang yang cerdas mampu memahami keinginannya sekaligus mampu memenuhinya. Nah, asahlah kecerdasan Anda dengan banyak membaca dan menambah wawasan, mengikuti perkembangan pengetahuan, serta menambah keahlian dan ketrampilan.

3.Optimis
Apapun pekerjaan Anda, Anda harus melakukannya dengan sikap optimis. Orang yang selalu optmis dan bergairah dalam hidupnya, tidak mudah menyerah apalagi frustasi. Apapun masalah yang dihadapinya akan selalu diselesaikan dengan baik. Gairah dan semangat yang menyala akan membuat mata Anda tampak berkilau dan wajah Anda lebih ceria.

4.Mandiri
Orang yang punya rasa ketergantungan yang tinggi terhadap orang lain sama sekali bukan orang yang menarik. Karena orang ini cenderung merepotkan orang lain dengan permohonannya meminta bantuan ini itu. Jika sekali dua kali atau dalam kondisi yang sangat sulit tentu orang akan memaklumi, tapi kalau sudah menjadi kebiasaan tentu membuat orang enggan bergaul dengannya. Makanya, jadilah pribadi yang mandiri yang mampu ‘menyelesaikan’ setiap masalah yang Anda hadapi.

5.Punya selera humor
Belakangan ini, mereka yang humoris cenderung lebih menarik daripada orang yang selalu kaku dan terlalu serius. Orang-orang yang memiliki selera humor yang baik mampu menyikapi hidup ini secara positif. Mereka tidak mudah dihantam stres dan bisa menyelesaikan masalah tanpa beban.

6.Tidak berlebihan
Sesuatu yang berlebihan memang sudah tidak asyik lagi dilihat. Anda boleh saja pintar, cantik atau ganteng tapi kalau kelakuannya berlebihan alias dibuat-buat tentu membuat orang lain menjadi tidak respek. Begitu juga dengan penampilan. Cewek cantik yang dandanannya terlalu menor atau busananya terlalu minim dan ketat tentu nggak terlihat cantik lagi. Lebih baik Anda tampil biasa-biasa saja namun bersahaja dengan didukung sikap dan tutur kata yang santun.

7.Punya perhatian

Orang yang memikat cenderung menarik perhatian orang-orang di sekelilingnya. Tapi jangan cuma ingin diperhatikan, tanpa mau memperhatikan lingkungan. Memberikan perhatian pada orang-orang di sekeliling Anda adalah salah satu cara untuk tampil memikat. Menyapa dan menegur orang-orang yang Anda kenal disertai senyum tulus membuat Anda jauh lebih menarik daripada Anda tampil ‘jutek’ dan selalu menanti orang lain menegur Anda duluan.

Nah, sudahkah Anda tampil memikat di kantor? Jangan lupa, untuk menjadi pribadi yang memikat Anda harus memulainya dengan hati yang bersih. Kalau Anda sudah berhasil tampil memikat, jangan kaget jika tiba-tiba banyak orang yang ingin berteman dan bersahabat dengan Anda di kantor. Coba Anda praktekkan, atau Anda punya solusi lain? sumber:(GCM/SW-GloriaNet)

11 Januari 2011

6 Langkah Merancang Masa Depan Karir Anda

Sukses, tidak datang dengan sendirinya. Sukses datang seiring usaha dan kerja profesional Anda. Anda bekerja dengan baik dan benar, Anda berada di tempat yang benar pada waktu yang tepat. Tetapi, perencanaan dan kemampuan melihat serta mempergunakan kesempatan yang ada adalah kunci sukses sejati. Kemampuan ini didapat dari memahami dunia kerja yang Anda geluti. Dan itu butuh kerja keras.

Tak ada kata lain kecuali mulai sekarang rancanglah masa depan Anda. Bagaimana caranya berikut Anda simak 6 langkah merancang masa depan karir yang diperkenalkan Cosmopolitan:

1. Luangkan waktu untuk merancang karir. Tapi jangan terlalu terpaku pada rencana ini sehingga Anda tak menghiraukan kesempatan menarik yang mampir ke pangkuan.

2. Ingat, merancang karir tidak sama dengan merancang pesta yang usai sesuai rencana. Karir yang sudah dirancang belum tentu terwujud dan tidak harus berakhir sesuai rencana. Cobalah untuk menyelesaikan satu tugas pengembangan karier yang harus dicapai tiap minggu. Misalnya, ajukan proposal tugas pada atasan dalam format yang lebih baik. Anda belajar hal baru dan atasan puas dengan hasil kerja Anda.

3. Jalin hubungan dengan para profesional di bidang yang Anda minati. Minta mereka bercerita seputar pekerjaan beserta tips atau masukan. Anda akan mengerti tugas apa saja yang dilakukan. Dan kemampuan apa yang dibutuhkan dari Anda.

4. Miliki keinginan untuk mendapat imbalan besar dari pekerjaan yang Anda lakukan, tapi bersabarlah. Jika mungkin, lebih baik Anda pilih pekerjaan yang menambah keahlian daripada posisi yang gajinya besar tapi tanpa jenjang karir yang jelas. Karena keahlian baru akan membuka lebar jalan pengembangan karir.

5. Luangkan waktu untuk melihat kesempatan yang ada. Mungkin hobi Anda bisa menjadi jalan mendapat penghasilan tambahan.

6. Jangan biarkan karir mengendalikan hidup Anda! Andalah yang harus memegang peranan dalam setiap keputusan karir yang dibuat.

Memang keputusan dan keberhasilan ada di tangan Anda. Tapi tak ada salahnya Anda coba tips di atas. Semoga bermanfaat bagi Anda. (GCM/SW-GloriaNet)

08 Januari 2011

5 fakta sukses dan 14 fakta kegagalan

1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA !

* Nelson Mandela, menjadi presiden pada usia 76 tahun
* Steve Jobbs, menjadi jutawan pada usia 21 tahun
* Kolonel Sanders (KFC), memulai bisnis pada usia 65 tahun
* Winston Churchill, menjadi PM Inggris usia 52 tahun.
* Bill Gates, menjadi orang terkaya di dunia usia 41 tahun

2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA, BANGSA, WARNA KULIT DAN KETURUNAN.

* Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
* Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
* Confusius : anak yatim di Cina
* Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.

3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN (CACAT) FISIK.

* Hellen Keller : tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia.
* Shakespeare : cacat kaki, penulis novel.
* F.D. Roosevelt : terkena polio, presiden 32 AS.
* Beethoven : tuna rungu, komposer musik.
* Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
* Anthony Robbins : Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.

4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN

* Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, memiliki 2000 hak paten.
* Li Ka Shing : berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
* Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
* The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
* Bill Gates : orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
* Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.

5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA

* Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
* Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
* Abraham Lincoln : lahir dari keluarga miskin
* Napolean Hill : lahir dari keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
* Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.

MENGAPA BANYAK ORANG GAGAL :

1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup
2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun.
3. Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana, tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
5. Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
6. Malas : tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
7. Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal.
8. Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
9. Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
10. Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
11. Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan.
12. Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
13. Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
14. Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar
(sumber:Jack Natalis)

05 Januari 2011

5 Prinsip Keteladanan yang Harus Anda Taati

Mengharapkan orang lain untuk menjadi seseorang yang Anda inginkan bukanlah masalah mudah. Sangatlah sulit meminta orang lain untuk melakukan apa yang juga Anda lakukan dan katakan. Padahal jika Anda seorang pemimpin, tentu Anda menginginkan anak-anak buah Anda menjadi seperti yang Anda harapkan.

Jika Anda mengalami kesulitan itu, apa yang harus Anda lakukan? Jawabannya, Anda memerlukan keteladanan! Perlu Anda tahu, keteladanan adalah perintah tanpa kata-kata. Orang lain lebih senang mengikuti keteladanan daripada perintah. Karena itu, keteladanan menjadi cara yang cukup efektif untuk mempengaruhi karyawan Anda dalam bersikap.

Namun, meski prinsip keteladanan ini cukup efektif, penerapannya tidaklah sederhana. Anda memerlukan konsistensi dan integritas serta kejelian dalam menerapkan apa saja Anda harus memberikan keteladanan dan tidak. Untuk memudahkan Anda, R. Bruce McAfee dan Betty J. Ricks memberikan lima kunci utama dalam memberi keteladanan, seperti yang tertuang dalam tulisannya, "Leadership By Example: 'Do as I Do!". Berikut Anda simak!

1. Taat Pada Aturan
Karyawan Anda akan respek dan memiliki tanggung jawab moral mentaati peraturan jika sebagai pemimpin Anda pun mentaati peraturan yang berlaku di perusahaan Anda. Maka tunjukkan keteladanan Anda dengan mentaati aturan-aturan yang berlaku. Tekankan pada mereka bahwa peraturan dibuat tidak selamanya untuk membatasi ruang gerak, namun untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih positif. Lagipula bagaimana karyawan mau mentaati peraturan jika pemimpinnya tidak disiplin?

2. Pencapaian Target Kerja
Anda boleh bahkan patut mengharapkan karyawan mencapai prestasi seperti yang Anda harapkan. Tapi sebelumnya, tingkatkan terlebih dulu prestasi Anda, maka mereka secara otomatis mereka akan terpacu untuk berprestasi juga.

3. Miliki Sikap Positif
Awali segala aktivitas Anda dengan sikap positif. Tumbuhkan sikap positif terhadap perusahaan, pekerjaan, dan tanggung jawab Anda. Bersikaplah optimis terhadap apa yang Anda kerjakan. Jika Anda bersikap skeptis dan pesimis, maka Anda gagal menumbuhkan kesan baik pada karyawan.

4. Penampilan Fisik yang Prima
Semua orang senang melihat penampilan yang good looking. Penampilan mempengaruhi kewibawaan Anda. Jika penampilan Anda oke, rapih, bersih, dan segar, Anak buah pun akan semakin interest untuk meneladani Anda. Lagipula berpenampilan dengan baik merupakan bentuk penghargaan Anda terhadap perusahaan, pekerjaan, dan lingkungan. Maka jangan abaikan penampilan lahir Anda, tentu saja dengan didukung inner power dan beauty yang Anda miliki.

5. Komunikasi Interpersonal
Komunikasi adalah hal terpenting bagi sebuah kepemimpinan. Cara berbicara dan bahasa tubuh Anda secara personal terhadap orang lain, anak buah, dan lingkungan sangat mempengaruhi keberhasilan keberhasilan Anda dalam memberi teladan. Jika Anda berhasil tampil sebagai sosok yang penuh wibawa melalui komunikasi yang tepat, dengan mudah mereka akan menjadi sosok yang Anda harapkan.

Nah, jika Anda kesulitan memimpin Anak buah maka Anda bisa mencoba prinsip-prinsip keteladanan. Dengan demikian apa yang Anda harapkan dari mereka akan tercapai. Atau, bagi karyawan ingin teladan coba terapkan prinsip di atas di dalam berkarir. Sukses untuk Anda! (GCM/SW-GloriaNet)

04 Januari 2011

5 Langkah Meningkatkan Daya Konsentrasi Kerja

Konsentrasi buyar di saat Anda sedang bekerja memang kerap terjadi. Anda tentu pusing dibuatnya karena bisa saja mempengaruhi kinerja kerja Anda hari itu. Milton Wright berkata, "Ukuran bagi seorang manusia adalah sejauh mana ia dapat berkonsentrasi." Sebelumnya, Emerson menulis, "Konsentrasi adalah rahasia keberhasilan dalam politik, perang, perdagangan, singkatnya dalam semua manajemen urusan manusia."

Nah, bila Anda merasa daya konsentrasi Anda lemah, cobalah 5 saran dari Robert J. Lumsden yang dituliskan dalam bukunya 23 Langkah Menuju Sukses dan Prestasi berikut:

1. Pertama, lakukan segala yang dapat Anda kerjakan untuk mencegah masuknya gangguan. Belajar di dalam ruang duduk di mana radio atau TV dinyalakan atau orang lain tengah berbicara, tidak akan membantu. Bekerjalah sendiri dan usahakan agar ruangan memiliki ventilasi, penerangan, dan kehangatan yang memadai.

2. Sewaktu memulai, tolak godaan untuk bermimpi tentang masa lalu atau masa datang. Jangan biarkan mata Anda menatap berkeliling, tetapi jaga agar tetap menatap ke arah pekerjaan Anda. Anda akan terbantu dengan menuliskan catatan atau menggambar sketsa yang relevan dengan subjek yang Anda hadapi.

3. Salah satu musuh dari konsentrasi adalah kebosanan. Perhatian Anda tidak melayang ke mana-mana selama menonton film atau sewaktu membaca novel yang mencekam. Kebosanan mungkin menyelinap masuk apabila Anda bekerja terlalu lama. Karenanya, batasi waktu belajar selama satu jam, kemudian ambil isitrahat selama sepuluh menit dan kerjakan sesuatu yang berbeda.

4. Anda akan terbantu dengan menetapkan batas waktu. Berikan diri Anda jumlah kerja yang pantas untuk dikerjakan dalam satu jam, satu minggu, satu bulan. Dengan memberikan tantangan kepada diri Anda, Anda telah mendapatkan bantuan untuk emosi Anda, dan rasa harga diri akan terus mendorong Anda.

5. Musuh terakhir dari konsentrasi adalah sikap mengalah. Jangan pernah berpikir negatif seperti - Saya tidak akan pernah menguasainya. Otak Anda lebih mampu dan cakap darpiada yang Anda kira. Jangan takut untuk meregangkannya. Otak akan bangkit karena tuntutan yang lebih berat. Percayalah akan kekuatan Anda sendiri. Hampiri pekerjaan dengan tekad.

Anda tertarik untuk mencobanya? Saran di atas sangat menarik bagi Anda. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda! (Sumber:GCM/SW-GloriaNet)

01 Januari 2011

Tips Sukses Dalam Bekerja

Sukses, banyak orang yang menginginkan untuk menjadikan hidupnya menjadi seperti itu, sukses. Sukses dalam berbagai bidang; sukses dalam asmara, sukses dalam studi/sekolah, atau sukses dalam mengejar karir/bekerja. Tapi bagaimana menjadi sukses itu? sukses merupakan suatu proses untuk mencapai tujuan yang kita inginkan dan sukses bukan merupakan akhir dari proses karena sukses merupakan awal dari proses sebelumnya.

Sukses adalah dambaan setiap orang, dan berikut ini beberapa tips untuk sukses dalam bekerja. Dalam dunia kerja, seperti halnya pada pertandingan sepak bola/olah raga, dimana mengenal kompetisi atau persaingan untuk mencapai kesuksesan dalam berkarir. Berikut ini beberapa tips yang mungkin berguna untuk meraih sukses dalam bekerja.

1. Selalu bersikap dan berfikir dalam positive thinking dan optimis
2. Menjalin kerjasama yang baik dengan rekan kerja lainnya
3. Bersikaplah “dewasa” dengan mengakui kesalahan jika hal itu memang kesalahan dari kita tanpa menyalahkan pihak/orang lain.
4. Pahami aturan-aturan tertulis maupun tak tertulis dalam perusahaan kita bekerja, sebelum berkompetisi mencapai target karir tertentu
5. Kembangkan terus sikap bertoleransi dan saling menghormati rekan kerja.
6. Meskipun ada perbedaan dengan rekan kerja, tetap hargai mereka meskipun hal itu merupakan kelemahan dan kekuatan mereka.
7. Ciptakan suasana dan kondisi yang rapi didalam tempat kerja agar bisa lebih konsentrasi
8. Buatlah prioritas dalam setiap tindakan/proses
9. Jangan pernah ragu-ragu didalam membantu rekan kerja ketika mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas
10. Jangan pernah iri/dengki hati ketika rekan kerja meraih kesuksesan tetapi jadikan sebagai pemicu untuk lebih berusaha dalam mencapai sukses
11. Disiplin, seperti pada point ke delapan, rencana dan pengaturan waktu sesuai yang di jadualkan
12. Ketika mengalami kegagalan, intropeksi diri dan selalu optimis untuk mencapai kesuksesan dimasa depan.
(sumber:www.f-buzz.com)

5 Langkah Membuat Laporan menjadi Efektif

Laporan operasional penuh dengan teks, seperti Bab Editorial, ringkasan pelaksanaan maupun tampilan data. Namun inilah bagian penting untuk menyajikan secara jernih dan konsisten tentang apa dan bagaimana perusahaan ini.

Seperti biasanya, bagian ini adalah bacaan termudah untuk diikuti oleh pembaca non keuangan. Sekarang tiba waktunya untuk menggabungkan antara tema dan pesan resmi dalam surat pemegang saham.

Bagaimana caranya agar laporan operasional tersebut menjadi efektif, disarankan menggunakan 5 langkah di bawah ini:

Jelas
Jika banyak divisi dalam perusahaan itu, sajikan skema divisi-divisi yang ada. Hal ini untuk profil pelanggan, pencapaian geografis, rencana ke depan, gambaran kerja dan pendapatan usaha.

Berkesinambungan
Jangan lupa tentang apa yang diulas dalam laporan tahun lalu, Annual Report ini merupakan kesinambungan penjelasan. Pesannya merupakan gambaran keadaan dari tahun ke tahun, keajegan penyajian akan meningkatkan keyakinan pemegang saham. Juga jangan lupa bahwa bab ini diperlukan untuk mendukung performansi diskusi keuangan dan halaman lain. Jika perusahaan mengalami kemunduran, jangan kacaukan pembaca dengan hiburan yang menutup-nutupi. Tunjukkan persoalan, bahas apa yang terjadi dan apa rencana perusahaan untuk mengatasinya.

Perspektif industri
Tiap-tiap bisnis punya saingan dan pasangan sahabat. Banyak Annual Report menghindari pembahasan tentang posisi pesaing mereka secara bersamaan. Sementara sebagian lainnya menjelaskan secara terus terang pada posisi mana perusahaannya berada. Tak perlu malu jika perusahaan itu berada di kelas dua. Di sinilah peran pemegang saham dalam strategi Me-Too. Berikan gambaran singkat tentang kecenderungan industri. Apa yang sedang berlangsung? Mengapa dan apa yang akan terjadi?

Desain
Kata-kata tak akan mampu mengilustrasikan segalanya. Fotografi yang mencolok, ilustrasi yang menawan, sajian huruf-huruf yang unik, peta, tabel dan grafik yang mudah dipahami, penggalan-penggalan catatan merupakan bagian alat editorial. Ingat bahwa tujuan utama Anda adalah untuk mempersuasi pembaca agar yakin bahwa perusahaan ini benar-benar 'solid', berwawasan ke depan, bisa dipercaya, dan punya perhatian.

Patut dibaca

Pastikan bahwa pembaca pada umumnya bukan hanya akuntan yang sekedar membaca bagian-bagian penting saja. Jangan memuat tipuan senyum pelanggan, peta yang kacau dan paragraf yang tak nyambung dalam penulisan isi laporan. Sampaikan cerita yang benar dan buatlah agar menarik. Kalau tak bisa, gunakan penulis atau jurnalis profesional. Penulisan editorial yang baik juga ketika Anda menyajikan sisi kemanusiaan dalam bisnis Anda - bukan saja sebesar apa skalanya. Suatu indikasi bahwa Anda menghormati pembaca Anda.

Nah, apakah Anda sedang berencana mempersiapkan laporan? Artikel di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda! (Sumber:GCM/SW-GloriaNet)