Dalam pergaulan, Anda menghargai dan membutuhkan teman. Tetapi saat Anda harus bekerja dengan mereka, maka Anda akan dihadapkan pada beberapa pertanyaan sulit.
Lantas, bagaimana Anda harus bersikap jika ternyata dia, teman Anda itu, menjadi bos. Atau apa yang harus Anda lakukan jika ternyata Anda adalah bos mereka? Bisakah Anda campurkan kehidupan pribadi dan profesional?
Dalam situasi sulit kadang kita ingin menolong teman-teman Anda, tapi bagaimana caranya? Apakah yang harus diperhatikan dalam membantu teman menemukan pekerjaan pada tempat yang sama kita mengabdi?
Anda menghabiskan banyak waktu dengan bekerja di kantor. Itu membuat perasaan menjadi dekat, hubungan personal dengan beberapa rekan kerja. Namun Anda harus bisa menempatkan jarak antara pertemanan dan memelihara sikap kerja profesional.
Apa yang harus Anda lakukan jika Anda harus mengevaluasi rekan kerja Anda atau bahkan rekan Anda menjadi bos Anda? Tracy De Rosario, Marketing Communications Specialist of Business Trend(s) Pte Ltd menyediakan beberapa jalan yang berguna untuk menghindari Anda terlibat dalam posisi kompromi dengan teman seperti dipaparkan NAW.com berikut. Merekomendasi teman untuk bekerja di tempat Anda. Ini akan menjadi situasi yang peka. Hal yang terpenting untuk mempertimbangkan level personal adalah seberapa penting pertemanan itu bagi Anda dan apakah hal itu cukup berharga bagi Anda untuk menanggung risiko kredibilitas di tempat kerja.
Apakah teman yang Anda rekomendasi ini bisa dipercaya?
Lakukan:
o. Lalui saluranhttp://www.blogger.com/img/blank.gif yang tepat, atau gampangnya jalani sesuai dengan petunjuk perusahaan untuk membantu teman, jangan mencoba memakai jalur lain.
o. Jujurlah dan usahakan akurat mengenai latar belakang, pengalaman dan sejarah kerja teman Anda.
o. Bersiaplah menghadapi kekecewaan teman Anda jika dia gagal mendapat pekerjaan tersebut.
Hindari:
o. Turut campur tangan dalam proses rekomendasi internal. Biarkan para petinggi SDM yang melakukan jalur normalnya. Peran Anda adalah membuka pintu, tidak mendorong orang ini masuk.
o. Bohong atau melebih-lebihkan kemampuan dan keahlian teman. Hal itu itu akan berbalik pada Anda jika ternyata si teman kemampuannya tak memadai.
o. Jangan mau dikompori oleh teman lain jika Anda memutuskan bahwa teman Anda tak akan kuat dengan budaya kerja perusahaan Anda.
Anda dipromosikan
Mungkin isu sensitif saat Anda tiba-tiba dipromosikan, melewati rekan-rekan Anda. Jika kebetulan yang Anda lewati itu teman baik, mungkin situasi ini bisa mempengaruhi pertemanan Anda. Jika Anda tak ingin membahayakan hubungan Anda dengan si teman, ada beberapa isu profesional yang harus Anda pedulikan pada situsi seperti ini.
Lakukan
o. Luangkan waktu di luar jam kantor untuk menjelaskan situasinya kepada teman Anda dan tetapkan batasan antara kehidupan antarpribadi dalam dunia kerja.
o. Sensitiflah pada isu penting, khususnya jika Anda suka menceritakan segala hal kepada sahabat. o. Mulai sekarang, jagalah hal-hal yang rahasia.
o. Jaga jarak profesional dan ambil langkah mundur.
Hindari
o. Membicarakan segala informasi kepada teman Anda, meski karena ketidaksengajaan yang bisa menempatkan Anda pada posisi kompromi.
o. Menyalahgunakan sumber yang bisa Anda akses hanya untuk pamer kepada teman Anda.
o. Menyalahgunakan hubungan Anda dengan teman sebab hubungan kerja jelas berbeda seperti hanya hubungan keluarga.
Nah, mudah-mudahan artikel di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat membaca.
(Sumber:GloriaNet-GCM/SW)
Lantas, bagaimana Anda harus bersikap jika ternyata dia, teman Anda itu, menjadi bos. Atau apa yang harus Anda lakukan jika ternyata Anda adalah bos mereka? Bisakah Anda campurkan kehidupan pribadi dan profesional?
Dalam situasi sulit kadang kita ingin menolong teman-teman Anda, tapi bagaimana caranya? Apakah yang harus diperhatikan dalam membantu teman menemukan pekerjaan pada tempat yang sama kita mengabdi?
Anda menghabiskan banyak waktu dengan bekerja di kantor. Itu membuat perasaan menjadi dekat, hubungan personal dengan beberapa rekan kerja. Namun Anda harus bisa menempatkan jarak antara pertemanan dan memelihara sikap kerja profesional.
Apa yang harus Anda lakukan jika Anda harus mengevaluasi rekan kerja Anda atau bahkan rekan Anda menjadi bos Anda? Tracy De Rosario, Marketing Communications Specialist of Business Trend(s) Pte Ltd menyediakan beberapa jalan yang berguna untuk menghindari Anda terlibat dalam posisi kompromi dengan teman seperti dipaparkan NAW.com berikut. Merekomendasi teman untuk bekerja di tempat Anda. Ini akan menjadi situasi yang peka. Hal yang terpenting untuk mempertimbangkan level personal adalah seberapa penting pertemanan itu bagi Anda dan apakah hal itu cukup berharga bagi Anda untuk menanggung risiko kredibilitas di tempat kerja.
Apakah teman yang Anda rekomendasi ini bisa dipercaya?
Lakukan:
o. Lalui saluranhttp://www.blogger.com/img/blank.gif yang tepat, atau gampangnya jalani sesuai dengan petunjuk perusahaan untuk membantu teman, jangan mencoba memakai jalur lain.
o. Jujurlah dan usahakan akurat mengenai latar belakang, pengalaman dan sejarah kerja teman Anda.
o. Bersiaplah menghadapi kekecewaan teman Anda jika dia gagal mendapat pekerjaan tersebut.
Hindari:
o. Turut campur tangan dalam proses rekomendasi internal. Biarkan para petinggi SDM yang melakukan jalur normalnya. Peran Anda adalah membuka pintu, tidak mendorong orang ini masuk.
o. Bohong atau melebih-lebihkan kemampuan dan keahlian teman. Hal itu itu akan berbalik pada Anda jika ternyata si teman kemampuannya tak memadai.
o. Jangan mau dikompori oleh teman lain jika Anda memutuskan bahwa teman Anda tak akan kuat dengan budaya kerja perusahaan Anda.
Anda dipromosikan
Mungkin isu sensitif saat Anda tiba-tiba dipromosikan, melewati rekan-rekan Anda. Jika kebetulan yang Anda lewati itu teman baik, mungkin situasi ini bisa mempengaruhi pertemanan Anda. Jika Anda tak ingin membahayakan hubungan Anda dengan si teman, ada beberapa isu profesional yang harus Anda pedulikan pada situsi seperti ini.
Lakukan
o. Luangkan waktu di luar jam kantor untuk menjelaskan situasinya kepada teman Anda dan tetapkan batasan antara kehidupan antarpribadi dalam dunia kerja.
o. Sensitiflah pada isu penting, khususnya jika Anda suka menceritakan segala hal kepada sahabat. o. Mulai sekarang, jagalah hal-hal yang rahasia.
o. Jaga jarak profesional dan ambil langkah mundur.
Hindari
o. Membicarakan segala informasi kepada teman Anda, meski karena ketidaksengajaan yang bisa menempatkan Anda pada posisi kompromi.
o. Menyalahgunakan sumber yang bisa Anda akses hanya untuk pamer kepada teman Anda.
o. Menyalahgunakan hubungan Anda dengan teman sebab hubungan kerja jelas berbeda seperti hanya hubungan keluarga.
Nah, mudah-mudahan artikel di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat membaca.
(Sumber:GloriaNet-GCM/SW)
