28 Februari 2011

Dihari ke 7

dihari ke-7 itu juga Aku tersentak kaget mendengar khabar temanku kini Telah terbungkus kain kafan padahal baru tadi malam aku bersamanya malam tadi dia dengan misscallnya mengingat aku ttg
tahajud kematian kenapa aku baru gemetar mendengarnya?

Dalam 7 Hari Yang Telah Lalu Dan Mungkin Akan Terulang

Hari per-1,
tahajudku tetinggal Dan aku begitu sibuk akan duniaku Hingga zuhurku, kuselesaikan saat ashar mulai memanggil Dan sorenya kulewati saja masjid yang mengumandangkan azan magrib Dengan niat kulakukan bersama isya itupun terlaksana setelah acara tv selesai

Hari ke-2,
tahajudku tertinggal lagi Dan hal yang sama aku lakukan sebagaimana hari pertama

Hari ke-3
aku lalai lagi akan tahujudku
Temanku memberi hadiah novel best seller yang lebih dr 200 hlmn Dalam waktu tidak 1 hari aku telah selesai membacanya Tapi... enggan sekali aku membaca Al-qur'an walau cuma 1 juzz Al-qur'an yg 114 surat, hanya 1,2 surat yang kuhapal itupun dengan terbata-bata Tapi... ketika temanku bertanya ttg novel tadi betapa mudah dan
lancarnya aku menceritakan

Hari ke-4
kembali aku lalai lagi akan tahajudku Sorenya aku datang ke selatan Jakarta dengan niat mengaji Tapi kubiarkan ustazdku yang sedang mengajarkan kebaikan Kubiarkan ustadzku yang sedang mengajarkan lebih luas tentang agamaku Aku lebih suka mencari bahan obrolan dengan teman yg ada disampig kiri & kananku Padahal bada magrib tadi betapa sulitnya aku merangkai Kata-kata untuk kupanjatkan saat berdoa

Hari ke-5
kembali aku lupa akan tahajudku Kupilih shaf paling belakang dan aku mengeluh saat imam sholat jum'at kelamaan bacaannya Padahal betapa dekat jaraknya aku dengan televisi dan betapa
nikmat,serunya saat perpanjangan waktu sepak bola favoritku tadi malam

Hari ke-6
aku semakin lupa akan tahajudku Kuhabiskan waktu di mall & bioskop bersama teman2ku Demi memuaskan nafsu mata & perutku sampai puluhan ribu tak terasa keluar Aku lupa .. waktu diperempatan lampu merah tadi Saat wanita tua mengetuk kaca mobilku Hanya uang dua ratus rupiah kuberikan itupun tanpa menoleh

Hari ke-7
bukan hanya tahajudku tapi shubuhkupun tertinggal Aku bermalas2an ditempat tidurku menghabiskan waktu Selang beberapa saat dihari ke-7 itu juga Aku tersentak kaget mendengar khabar temanku kini Telah terbungkus kain kafan padahal baru tadi malam aku bersamanya malam tadi dia dengan misscallnya mengingat aku ttg tahajud kematian kenapa aku baru gemetar mendengarnya? Padahal dari dulu sayap2nya selalu mengelilingiku dan Dia bisa hinggap kapanpun dia mau 1/4 abad lebih aku lalai.... Dari hari ke hari, bulan dan tahun Yang wajib jarang aku lakukan apalagi yang sunnah Kurang mensyukuri walaupun KAU tak pernah meminta Berkata kuno akan nasehat ke-2 orang tuaku Padahal keringat & airmatanya telah terlanjur menetes demi aku Tuhan andai ini merupakan satu titik hidayah Walaupun imanku belum seujung kuku hitam Aku hanya ingin detik ini hingga nafasku yang saat nanti tersisa
Tahajud dan sholatku meninggalkan bekas Saat aku melipat sajadahku..... Amin....

Bila di dunia ada syurga,
maka itulah kehidupan rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah.
Bila di dunia ada neraka,
maka itulah kehidupan rumah tangga yang tak selaras & jauh dari agama.

Bahagialah mereka yang diamnya berfikir,
Memandangnya mengambil pelajaran,
mendengarnya mengambil hikmah, dan
dalam tindakannya mengenal indahnya ajaran Islam
(sumber:unknown)

27 Februari 2011

Daftar Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara Kerja

Untuk sukses dalam sebuah job interview, anda harus memperlihatkan respon yang positif untuk semua pertanyaan yang diajukan. Oleh karena itu, untuk membantu Anda agar bisa lebih baik dalam menghadapi wawancara kerja, berikut ini diberikan daftar pertanyaan yang paling sering ditanyakan.

Pertanyaan yang biasa ditanyakan dapat dikelompokkan dalam tiga kategori utama yaitu :
1. Pertanyaan yang menunjukkan bahwa anda dapat melakukan pekerjaan tersebut.. Pertanyaan ini berhubungan dengan keahlian, pendidikan, dan pengalaman.
Contoh: Kenapa kami mesti menerima saudara? Kenapa anda mau bekerja di perusahaan ini? Mata pelajaran apa yang paling anda sukai semasa sekolah?
2. Pertanyaan yang menunjukkan bahwa anda akan melakukan pekerjaan tersebut. . Pertanyaan ini berhubungan dengan perilaku kerja, kemampuan untuk melalui, dan motivasi menuju sukses.
Contoh: Apa yang ingin anda raih dalam 10 tahun kedepan? Apa yang akan anda lakukan? Kenapa anda memilik jurusan……semasa kuliah?
3.Pertanyaan yang menunjukkan bahwa anda dapat bersosialisasi dengan baik. . Pertanyaan ini berhubungan dengan hubungan antar individu, fokus fleksibilitas dan kepribadian.
Contoh : Dapatkah anda menggambarkan suasana dan kondisi bekerja yang menurut anda paling ideal dalam hubungannya dengan karyawan lain? Jika saya bertanya pada perusahaan tempat anda bekerja sebelumnya, menurut anda apa yang akan dikatakan oleh mereka? Sebutkan tiga orang yang anda hormati dan kagumi ?

48 Pertanyaan Yang Paling Sering Ditanyakan
Pertanyaan-pertanyaan dibawah ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh pewawancara. Jangan menghapalkan jawabannya. Pewawancara tidak mencari jawaban yang spesifik, mereka akan tertarik pada respon anda dan kualitas yang ditampilkan dari respon tersebut. Tidak ada jawaban yang sangat “benar” untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.

1.Apa rencara jangka panjang dan rencana jangka pendek anda, kapan dan kenapa anda merencanakan hal tersebut, dan apa persiapan anda untuk mencapainya?
2.Apa tujuan spesifik anda, selain yang berhubungan dengan pekerjaan, yang anda miliki untuk 10 tahun kedepan?
3.Menurut anda, apa yang akan anda lakukan 5 tahun lagi?
4.Apa yang sebenarnya ingin anda lakukan dalam hidup ini?
5.Apa tujuan jangka panjang dari karir anda?
6.Bagaimana anda mencapai tujuan karir anda?
7.Apa reward terpenting yang anda harapkan dari karir anda?
8.Apa yang anda harapkan anda peroleh dalam waktu 5 tahun?
9.Mengapa anda memilik karir yang telah anda persiapkan tersebut ?
10.Menurut anda mana yang lebih penting, uang atau tipe pekerjaan?
11.Apa kelebihan dan kelemahan anda?
12.Bagaimana anda mendeskripsikan diri anda sendiri?
13.Bagaimana teman atau guru anda yang sangat dekat dengan anda, menjelaskan diri anda?
14.Bagaimana pendidikan mempersiapkan anda untuk karir yang sedang dijalani?
15.Kenapa kami mesti menerima saudara?
16.Apa kualifikasi yang anda miliki, yang anda pikir menjadi modal anda menuju sukses?
17.Bagaimana anda menentukan atau mengukur tingkat kesuksesan?
18.Menurut anda, apa yang dibutuhkan perusahaan seperti kami agar dapat memetik kesuksesan?
19.Bagaimana cara anda untuk memberikan kontribusi terhadap perusahaan ini?
20.Kualitas apa yang harus dimiliki oleh seorang manajer yang sukses?
21.Jelaskan hubungan seperti apa yang harus dimiliki oleh atasan dan bawahan?
22.Hasil apa yang anda peroleh yang memberikan anda kepuasan maksimal? Kenapa?
23.Jelaskan prestasi anda semasa kuliah?
24.Jika anda mempekerjakan mahasiswa yang baru lulus, apa kualitas yang anda pertimbangkan?
25.Kenapa anda memilih tempat kuliah anda?
26.Apa dasar anda dalam memilih jurusan ?
27.Apa mata kuliah yang paling anda senangi? Apa yang paling anda tidak senangi?
28.Apakah anda suka melakukan penelitian independen?
29.Apa perubahan yang akan anda lakukan di Universitas tempat anda kuliah?
30.Apakah menurut anda, nilai anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik anda?
31.Apa yang telah anda pelajari dari kegiatan ekstrakurikuler?
32.Apakah anda berniat untuk sekolah lagi?
33.Suasana kerja seperti apa yang membuat anda merasa nyaman bekerja?
34.Bagaimana anda bekerja dibawah tekanan?
35.Pekerjaan paruh waktu seperti apa yang membuat anda tertarik? Dan kenapa?
36.Bagaimana anda mendeskripsikan pekerjaan ideal bagi anda setelah anda lulus kuliah?
37.Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini?
38.Apa yang anda ketahui tentang perusahaan kami?
39.Apa hal yang paling penting dalam pekerjaan anda?
40.Kriteria seperti apa yang anda gunakan, untuk mengevaluasi perusahaan yang anda harapkan menjadi tempat anda nanti bekerja?
41.Bagaimana dengan pilihan wilayah bekerja?
42.Maukah anda dipindahtugaskan ke daerah lain? Apakah pemindahtugasan tersebut menggangu anda?
43.Apakah anda mau melakukan travelling?
44.Apakah anda mau mengikuti pelatihan selama paling kurang 6 bulan?
45.Apa masalah besar yang pernah anda temui dan bagaimana anda menyelesaikannya?
46.Apa yang dapat anda pelajari dari kesalahan yang anda buat?

Pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin
1.Ceritakan tentang diri anda.
2.Apa yang anda ketahui tentang posisi dimana anda sekarang sedang diwawancarai?
3.Apa yang anda pelajari dari tiga posisi terakhir anda?
4.Apakah anda menyukai pekerjaan anda? Kenapa?
5.Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai?
6.Kenapa anda ingin merubah karir anda?
7.Apakah anda memiliki pengalaman sebagai supervisor atau admin?. Ceritakan kepada saya.
8.Bagaimana gaya manajemen anda?
9.Bagaimana keahlian people-management? Berikan satu atau dua contoh.
10.Seberapa bagus anda berkomunikasi secara lisan dan tulisan?Berikan beberapa contoh.
11.Dapatkan anda memenuhi deadlines? Jika iya, berikan contoh.
12.Berikan contoh keputusan yang anda buat, yang menguntungkan perusahaan.
13.Apa yang akan dikatakan oleh rekan kerja anda mengenai diri anda?
14.Apa yg dapat memotivasi anda?
15.Apa hobi anda?
16.Apa yang anda lakukan di waktu senggang anda?
17.Apakah anda mau melakukan perjalanan untuk posisi ini?
18.Jika karir anda menghendaki, apakah anda mau dipindahtugaskan dengan kenaikan jabatan?
19.Apa persyaratan gaji anda?
20.Apa yang akan dikatakan atasan anda tentang anda?
(source : Lakeland.com)

22 Februari 2011

CV Anda, Modal Anda

Banyak orang menganggap, semakin banyak informasi yang kita berikan, akan jauh lebih baik.

Menurut Dr. Rheinald Kasali, banyak pelamar yang sering mencantumkan hal-hal yang tidak perlu dalam CV yang diberikannya.Ini tidak efisien.Selain menghabiskan waktu penyeleksi , hal ini membuat kualifikasi anda yang ingin dicari , justru kurang terlihat.

CV harus objektif dan sistematis, tidak melebih-lebihkan, dan tidak mengurangi

CV harus dapat menarik impresi pembaca,dalam 20-30 detik.Kesan pertama harus mampu membuat gebrakan( tetapi tidak terlalu mengejutkan)

Yang harus ada dalam CV:
• Data pribadi:nama, usia, jenis kelamin, status
• Riwayat pendidikan. Tulis pendidikan terakhir saja.Tidak perlu dirunut dari TK.Jika anda lulusan S1, tulis pendidikan terakhir anda di universitas saja
• Riwayat pengalaman kerja.Diawali dengan pekerjaan terakhir lalu diikuti dengan pekerjaan-pekerjaan sebelumnya.
• Keahlian. Cantumkan kursus-kursus yang pernah anda ikuti, yang tentu saja relevan dengan pekerjan yang anda lamar
• Kualifikasi (antara lain penghargaan yang pernah anda peroleh)
• Aktifitas ( ekstrakurikuler yang relevan)
• Keanggotaan professional

Yang sebaiknya dihindari dalam CV
• Agama, suku afiliasi, keangotaan parpol dan sejenisnya.Hal ini menghindari perlakuan diskriminatif terhadap anda oleh penyeleksi maupun kesan yang ditimbulkan penyeleksi terhadap anda.
• Hal-hal yang tidak enak dibaca atau ditulis
• Permintaan besarnya gaji(pada beberapa iklan lowongan , kadangkala memang diminta untuk dicantumkan.Jika demikian halnya, cobalah untuk memberi batas-antara sekian sampai sekian- atau disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.

MENULIS SURAT LAMARAN
Menurut Dr.Rheinald Kasali, kebanyakan dari kita tidak punya dasar pengetahuan dalam menulis surat lamaran dan jadinya malah surat lamaran ‘asal jadi’.Padahal di Amerika, malah ada orang-orang yang pekerjaannya khusus membuat surat lamaran!Kenapa begitu?Soalnya, surat lamaran itu vital.Dari situlah dapat terbaca seberapa besar minat kita terhadap pekerjaan yang kita lamar. Dan seberapa kompeten kualitas diri kita untuk menduduki posisi tersebut.

Surat lamaran sebaiknya:
• Impresif. Tidak terlalu menyombongkan diri, dan tidak terlalu merendahkan diri.
• Menarik minat calon atasan.Begitu dibaca, orang langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah anda
• Menyebutkan kualifikasi yang diraih
• Mengunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas, jelas, dan padat.Hindari pengulangan kalimat tanpa penjelasan, penggunaan kalimat tidak efektif, ejaan yang salah, maupun pengunaan tata bahasa yang buruk.(bila perlu, beli buku yang berisi contoh-contoh surat lamaran)
• Hindari mengunakan bahasa Inggris(jika tidak diminta)apabila anda merasa bahwa kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik.Daripada ketahuan salahnya, lebih baik gunakan bahasa Indonesia saja.
• Cantumkan tujuan dan alas an anda melamar
• Jangan sampai surat lamaran anda memberikan kesan kotor, seadanya.gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapi, tidak usut, tebal, tidak mudah robek.Hindari tipp-ex.Tinta juga jangan terlalu tipis supaya mudah dibaca.
• Menggunakan komputer.Memang ada beberapa perusahan yang meminta agar surat lamaran ditulis dengan tangan.Tetapi jika tidak diminta,lebih baik jika anda mengunakan komputer.Gunkakan pula printer inkjet atau laser.(jangan pula memakai printer dot matrix). Dengan demikian anda tidak terlihat buta teknologi.
(sumber:Majalah Cita Cinta)

21 Februari 2011

Cutilah Sebelum Gila

Cuti adalah hak, bukan keistimewaan. Coba baca kalimat itu keras-keras tiga kali. Jika sudah membacanya dan Anda masih menganggap kerja keras selama 365 hari setahun adalah suatu prestasi, maka bacalah artikel di bawah ini (tak perlu keras-keras).

Bagi sebagian orang, terutama yang tidak punya kehidupan sosial, bekerja sudah seperti candu. Kasihan, mereka seperti sadomasochists yang menikmati penderitaan. Oke, kalau Anda sedikit beruntung, perusahaan akan memberi penghargaan signifikan atas kerja keras itu. Tapi percayalah, itu semua (betapa pun besarnya) tidak akan berguna
ketika Anda pensiun dini dengan tubuh separuh lumpuh karena stroke dan tekanan darah setinggi Himalaya. Kita toh tidak hidup di Jepang di mana semua orang bekerja sampai mampus (pun generasi muda mereka sekarang sudah tidak separah itu).

Jika Anda masih keras kepala dan mengatakan bahwa karier akan berantakan kalau Anda cuti, maka bacalah hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Xylo pada Februari 2002. Mereka melakukan penelitian terhadap lebih dari 1000 orang yang berumur 18 tahun ke atas. Lebih dari 90 persen mengatakan cuti membuat mereka menjadi karyawan yang
lebih baik. Sedang 70 persen yakin cuti dan berlibur membuat mereka lebih produktif. Hanya 25 persen yang tidak mengambil cuti selama 2002.

Mari kita mulai merencanakan cuti. Hal pertama yang harus dilakukan adalah merencanakannya jauh hari sebelumnya. Kecuali jika kondisi kejiwaan Anda sudah kacau balau hingga perlu segera menebus kesalahan tidak mengambil cuti di masa lalu. Perencanaan ini perlu karena semua orang memiliki masa cuti yang terbatas, jadi gunakan seefsien mungkin.

Lihatlah apakah jatah cuti yang terbatas itu sudah dibagi dengan sempurna. Misalnya kapan cuti untuk acara keluarga, kapan cuti untuk liburan pribadi dan sebagainya. Untuk cuti santai, Anda harus menempatkannya di waktu yang tepat, waktu di mana Anda benar-benar membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak dari kesibukan. Misalnya setelah mengerjakan proyek besar.

Tapi ingat, jangan habiskan seluruh jatah cuti untuk liburan. Sisakan tiga atau empat hari untuk keperluan mendadak. Simpan jatah itu dan hanya gunakan ketika Anda memang membutuhkannya. Kita semua tak tahu apa yang terjadi besok.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan lama liburan. Itu nantinya tergantung Anda mau ke mana. Juga tergantung pada apa yang akan Anda lakukan dan berapa anggaran yang dimiliki. Cuti yang terlalu tanggung (dua atau tiga hari) adalah sia-sia. Daripada memecahnya dalam beberapa kali cuti, lebih baik menyatukannya dalam
satu cuti yang tuntas. Kalau mau tanggung-tanggung begitu, lebih baik memanfaatkan libur akhir pekan.

Seminggu sebelum cuti, sudah mulai longgarkan lilitan dasi Anda dan kurangi kerut di dahi. Mulailah bersuasana santai. Hubungi klien-klien Anda dengan rileks dan beritahu tentang siapa yang akan menggantikan Anda sepanjang liburan. Yakinkan mereka bahwa pengganti Anda akan mengurus semuanya dengan baik.

Sebelum memulai cuti, pastikan pekerjaan Anda dapat ditinggalkan untuk sekian hari. Persiapkan segalanya hingga orang yang menggantikan Anda tidak kerepotan nantinya. Tapi jangan sekali-kali pernah berpikir bahwa kantor akan berantakan tanpa adanya Anda. Yakinlah, kantor akan baik-baik saja. Anda bukan satu-satunya orang terbaik di sana. Masih banyak orang lain yang mampu mengerjakan pekerjaan itu, asal Anda sudah mempersiapkannya.

Setelah itu pastikan seluruh akses komunikasi dengan kantor terputus. Kalau Anda benar-benar orang penting, tinggalkan nomer yang bisa dihubungi kalau keadaan gawat (artinya, benar-benar amat gawat). Tapi ingat, jangan beri nomer telepon genggam karena Anda tidak membawanya. Tak ada telepon genggam, tak ada PDA, tak ada penyeranta,
tak ada komputer jinjing. Itu semua bukan perangkat liburan.

Lalu apa yang akan Anda lakukan selama beberapa hari yang lowong itu? Tanyakan pada hati Anda. Apa yang benar-benar dapat membuat Anda nyaman. Liburan seperti apa yang selalu Anda impikan. Dengan demikian tak usah mengikuti tren. Liburan adalah masalah yang amat pribadi. Anda tak perlu pergi ke Bali (jika Anda tak suka) meski semua orang
sekarang ramai-ramai ke sana karena tiket pesawat dan hotel yang murah.

Setelah tiba di tempat liburan, jangan pikirkan kantor. Kecuali jika Anda mau mengkhayalkan (sambil tersenyum sendiri) betapa merananya teman-teman Anda di kantor yang sibuk bekerja saat Anda tengah berada di pinggir kolam renang dan menyeruput sari buah segar.(Sumber: Koran Tempo)

20 Februari 2011

Cukupkah Anda Digaji ? Part-2

Berikut tiga langkah yang bisa anda coba :

LANGKAH 1 : Cari informasi sebanyak mungkin(Penjelasan Part-1)

LANGKAH 2 : Persiapan Taktik
Jika bertemu dengan bos, Anda harus sudah tahu strategi apa yang akan dipakai.Siapkan daftar alasan mengapa anda berhak untuk naik gaji.Ucapkan dengan tenang dan profesional.Kalimat, “Saya tak berkeberatan dengan gaji sekarang, kalau tanggung jawabnya tak sebesar ini.Tapi saya mau menangani tanggung jawab baru karena saya suka pekerjaan ini.” akan lebih efektif dibanding kalimat bernada marah seperti ,”saya merasa tertipu dan dimanfaatkan!” Ingatlah untuk fokus pada keuntungan bersama.Bos pasti ingin tahu kontribusi apa yang akan anda berikan jika permintaan anda disetujui.Tekankan bahwa anda sangat antusias pada tim kerja yang ada.

Setelah menyiapkan garis besar “presentasi” anda, sesuaikan dengan keadaaan perusahaan.Sebab office politics , prosedur dan kewenangan suatu perusahaan kecil sangat berbeda dengan perusahaan konglomerasi besar.

Berikut pertanyaan yang harus anda jawab sebeum melakukan negoisasi :
• Siapa yang menentukan kenaikan gaji ? Jika Anda digaji langsung dari kocek bos, ia akan lebih terpengaruh secara personal atas permintaan anda.Tetapi anda harus berhati-hati agar bos tidak tersinggung karena dianggap tak cukup membayar anda.
• Sebaliknya di perusahaan besar, cari tahu apakah bos anda berhak langsung menentukan gaji anda.Bila tidak, cari tahu sika seperti apa yang disukai petinggi perusahaan anda, dan tekankan hal tersebut sebagai kelebihan anda.
• Adakah rekan kerja yang memiliki tugas dan jabatan yang sama dengan anda? Pada perusahaan besar, ini lazim terjadi.Ini dapat dijadikan alasan untuk bernegoisasi.Katakan baghwa gaji anda di bawah orangysng berposisi sama.
• Apakah fleksibilitas perusahaan bisa anda manfaatkan? Tambahan kompensasi tak hanya bisa dilakukan dengan kenaikan gaji saja.Perusahaan kecil mungkin lebih fleksibel dalam memberi reward.Misalnya, mungkin bos anda tak dapat menaikkan gaji dalam waktu dekat ini.Tetapi mungkin sebagai kompensasi, ia akan memberi anda bonus, kenaikan pembagian keuntungan, atau pembagian saham perusahaan.Siapkan hal ini sebagai rencana cadangan.

LANGKAH 3 : Memulai Pembicaraan
Jika saatnya sudah tepat, buat janji dengan bos anda.Lebih bagus jika anda menemui bos setelah sukses mengerjakan proyek yang dia berikan, sehingga memorinya tentang keberhasilan anda masih segar.Ingat, jangan memaksa bertemu jika ia sedang tergesa-gesa atau stress.Pasti jawabannya, Tidak !

Setelah melakukan berbagai persiapan, jangan biarkan kegugupan merusak semuanya.Tampilkan sikap bersahaja tapi percaya diri.Untuk menurunkan kegelisahan, tutup mata dan tarik napas dalam-dalam.Kemudian keluarkan napas dengan perlahan-lahan.Ketika akan meninggalakan ruangan, jaga kontak mata dengan bos, terutama di akhir pertemuan.Sikap duduk yang tegak dan senyum menunjukkan percaya diri anda.

Tak pernah ada yang bilang kalau negoisasi itu mudah.Untuk menghindari konfrontasi, perhatikan beberapa hal berikut :
• Perhatikan gerak gerik bos.Jika ia ingin menyudahi pembicaraan jangan memaksanya bicara terus, bisa-bisa dia justru takk meloloskan permintaan anda.
• Bila bos menyatakan ketidakpuasan atas performa kerja anda, tetaplah tenang.Mintalah penjelasan yang lebih rinci.
• Jika negoisasi anda tak berhasil juga, akhiri pembicaraan dengan penyelesaian alternatif.Misalnya,” Bisakah kita membicarakannya tiga bulan mendatang? “ atau “ Jika tak mungkin, bisakah saya diberi ekstra cuti atau waktu kerja yang lebih fleksibel ?

PILIH KATA –KATA YANG TEPAT
Kalimat yang tepat akan membantu anda mendapatkan keinginan anda
• Jika bos berkata : “Perusahaan sedang berusaha mengontrol pengeluaran. Jadi kami tak mampu melakukannya.”
• Jangan berkata : “Tetapi saya butuh sekali kenaikan ini.”
• Sebaiknya : “Akan sangat mahal jika mempekerjakan orang baru daripada mengkompensasikannya dengan pegawai lama yang memang punya keahlian itu “
• Alasan : Jawaban yang terlalu emosional tak kan mendapat tanggapan.Jangan pernah meminta maaf , malu, marah atau berlaku konfrontasi.Tampillah profesional dan fokus pada kenyataan.
• Jika bos berkata : ”Kami hanya memberi kenaikan gaji setiap 6 bulan/setahun.”
• Jangan berkata : “Tapi itu tak cukup buat saya.”
• Sebaiknya : “Itu sesuai dengan satu proyek yang saya kerjakan.Tapi saya tak hanya melakukan satu proyek, masih ada beberapa proyek saya yang akan memberi keuntungan besar bagi perusahaan.”
• Alasan : Bos anda tak akan peduli dengan pekerjaan anda sejak awal dipekerjakan.Jadi, buat ia tahu apa yang telah anda kerjakan untuk perusahaan.
sumber : Majalah Kosmopolitan

15 Februari 2011

Cukupkah Anda Digaji ? Part-1

Anda merasa tak digaji dengan cukup? Saat wawancara awal, Anda kurang “kencang” bernegoisasi untuk masalah yang satu ini. Dari review gaji terakhir, kenaikan yang anda terima tak seberapa.Mau minta naik gaji takut juga, soalnya bisnis sedang lesu.Ada gosip,PHK segera melanda! Apakah semua alasan itu berarti ini saat buruk minta kenaikan gaji ? Tidak juga! Yang penting anda tahu cara dan triknya.
Meski dalam peraturan resmi, perusahaan hanya memberikan kenaikan gaji setahun sekali, tidak berarti semua kemungikan tertutup untuk anda.Seorang HRD Manager suatu bank swasta memberikan sedikit “bocoran”, “Selalu ada pengecualian bagi pegawai berprestasi kerja cemerlang dan patut dipertahankan.” Jadi tak ada alasan buat anda untuk pasrah.Cari akal dan waktu yang tepat untuk mendekati atasan, maka gaji yang diinginkan bisa jatuh ke tangan anda.

Berikut tiga langkah yang bisa anda coba :

LANGKAH 1 : Cari informasi sebanyak mungkin

Saat meminta kenaikan gaji, Anda tak bisa datang pada bos berbekal keyakinan belaka.Persenjatai diri dengan pengetahuan yang cukup tentang standar gaji profesi anda.Posisi anda lebih kuat jika tahu perbandingan gaji sekarang dengan orang lain di posisi yang sama.Juga dengan pilihan atau alternatif yang anda miliki.
• Cari tahu apakah perusahaan anda mencari pegawai baru dan berapa standar gaji yang mereka berikan.Sehingga anda dapat membuat perbandingan
• Anda boleh bertanya pada rekan kerja mengenai pendapatan mereka. Tetapi sebelum bertanya, ada baiknya anda pahami dulu kebijakan perusahaan tempat anda bekerja.Apakah mendiskusikn gaji diperbolehkan.Baca tata tertib perusahaan atau tanyakan pada bagian SDM
• Konsultasi dengan bekas rekan kerja.Tanyakan wajarkah gaji yang anda dapatkan untuk posisi tertentu.Bisa juga tanyakan pada teman yang bekerja di perusahaann sejenis tentang range gaji di perusahannya.
• Mulai melebarkan jaringan.Anda harus punya networking untuk mengetahui perkembangan profesi serta standar gaji di pasaran.Mulailah bergabung dengan banyak perkumpulan , ambil bagian di kegiatan kantor, dan hadiri gathering perkumpulan profesi anda.
• Besar kecilnya perusahaan juga menentukan standar gaji yang berlaku.Bila perusahaan anda baru berkembang, jangan bandingkan dengan gaji teman yang bekerjadi perusahaan multinasional raksasa.
• Keadaan keuangan serta rencana merger dan akuisisi perusahaan juga menjadi faktor penting saat memutuskan minta naik gaji.Cari teman dari bagian HRD atau keuangan , mereka adalah sumber informasi yang penting.Jika ada rencana PHK atau memotong anggaran, lakukan pembicaraan setelah hal tersebut selesai..Jika efisiensi telah mulai diterapakan, maka pengalaman serta kemampuan anda akan lebih dihargai.Beban kerja yang bertambah juga bisa jadi alasan yang baik.
• Satu langkah lagi yang bisa dilakukan adalah mencari informasi tentang pekerjaan baru.Kirim CV ke banyak perusahaan.Jika anda beruntung dapat diwawancarai,Anda akan tahu berapa pasaran gaji di luar sana.

LANGKAH 2 : Persiapan Taktik (Penjelasan di Part-2)
LANGKAH 3 : Memulai Pembicaraan (Penjelasan di Part-2)
(sumber:Majalah Kosmopolitan)

14 Februari 2011

Change your strategy..!!

There was a blind man sitting on the steps of a building with a hat by his
feet and a sign that read: "I am blind, please help me".

A creative publicist was walking by him and stopped to observe he only had a
few coins in his hat, he dropped a few more coins in his hat and without
asking for his permission took the sign, turned it around, and wrote another
announcement.
He placed the sign by his feet and left.

That afternoon the creative publicist returned by the blind man and noticed
that his hat was full of bills and coins.
The blind man recognized his footsteps and asked if it was him who had
re-written his sign and he wanted to know what did he write on it?
The publicist responded: "Nothing that was not true, I just rewrote your
sign differently".
He smiled and went on his way.

The blind man never knew but his new sign read:
"TODAY IS SPRING AND I CANNOT SEE IT".

Change your strategy when something does not go your way and you'll see it
will probably be for the best.

Have faith that every change is best for our lives.
Put your heart, mind, intellect and soul even to your smallest acts.
This is the secret of success.


Seorang buta duduk di pelataran tangga menuju sebuah gedung megah dengan sebuah topi terbuka di dekat kakinya dan sebuah tulisan yang berkata : “ Saya buta, kasihanilah saya “.

Seorang karyawan gedung itu yang bekerja di bagian Pengembangan & Kreativitas berjalan mendekatinya lalu berhenti. Saat melihat hanya ada sedikit uang logam dalam topi si Orang Buta, ia menjatuhkan beberapa koin logam lagi dan tanpa permisi mengambil papan tersebut, membaliknya, dan menulis suatu kalimat lain di bagian yang kosong. Kemudian papan itu diletakkan kembali dekat kaki si Orang Buta, lalu pergi dari situ.

Sore itu, si karyawan kembali ke tempat si Orang Buta dan melihat topinya sekarang sudah penuh dengan uang pecahan kertas dan logam.
Si Orang Buta mengenali langkah kakinya dan menanyakan apa yang telah dia tulis di papannya pada si karyawan.
Jawabnya, “ Tulisanku tidak mengandung kebohongan, Saya hanya menuliskan permohonanmu dalam pandangan yang berbeda”.
Dia tersenyum dan melanjutkan perjalanannya

Si Orang Buta tidak pernah tahu bahwa papannya sekarang bertuliskan : “HARI INI CERAH SEKALI DAN SAYA TIDAK BISA MELIHATNYA”.

Ubahlah strategimu ketika sesuatu serasa berjalan salah dan kamu tidak melihat sedikitpun kemungkinan untuk menjadi yang terbaik.

Milikilah pengharapan bahwa setiap perubahan adalah yang terbaik bagi hidup kita.
Taruhlah hati, pikiran, perasaan, dan jiwamu dalam setiap lakumu bahkan untuk tindakan yang terkecil.Inilah rahasia kesuksesan.
(sumber:unknown)

13 Februari 2011

Cerdas Menghindari Kesalahan di Tempat Kerja

Dalam berkarir Anda tidak luput dari kesalahan. Entah kesalahan besar atau kecil. No body’s perfect-lah! Pada dasarnya kesalahan-kesalahan yang terjadi di kantor bukan karena kemampuan Anda yang buruk. Tapi umumnya lebih dikarenakan kecerobohan.

Kesalahan seperti lupa meletakkan dokumen penting, menghilangkan file di komputer, salah menghubungi klien, salah kirim email, merupakan beberapa kesalahan yang terjadi akibat kecerobohan.

Selebihnya kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi di kantor disebabkan karena sistem kerja Anda tidak sempurna dan kurangnya koordinasi. Tidak atau belum menguasai pekerjaan dengan baik juga bisa menjadi pemicu terjadinya berbagai kesalahan di kantor. Selain itu konsentrasi yang terpecah-pecah juga bisa menimbulkan kesalahan.

Nah, berikut kiat untuk menghindari kesalahan-kesalahan di kantor. Anda simak!

Sempurnakan sistem kerja Anda
Sistem kerja yang lebih teratur akan menghindari Anda dari kesalahan-kesalahan bodoh. Jadi perbaiki sistem kerja Anda. Buatlah urutan kerja yang jelas, saat Anda baru tiba di kantor sampai Anda beranjak pulang. Hal ini akan meminimalkan kesalahan yang akan terjadi.

Lakukan koordinasi
Koordinasikan pekerjaan Anda dengan atasan dan rekan. Apalagi jika Anda berada dalam satu tim. Koordinasi ini mutlak Anda lakukan. Sehingga semua mengetahui dan memahami tugas masing-masing dan tidak terjadi kesalahpahaman.

Asah ketrampilan dan kemampuan kerja
Dengan kemampuan dan ketrampilan yang maksimal, Anda akan lebih menguasai pekerjaan. Sehingga berbagai kesalahan yang mungkin terjadi dapat diantisipasi.

Tingkatkan konsentrasi
Konsentrasi yang terpecah belah bisa dipastikan sangat mengganggu kinerja Anda. Tanpa konsentrasi Anda akan lebih mudah melakukan kesalahan. Maka saat jam kerja, fokuskan pikiran Anda hanya pada kerjaan. Enyahkan pikiran-pikiran lain yang mengganggu.

Hindari stres
Bekerja dalam keadaan stres merupakan penyebab utama terjadinya kesalahan. Maka jika Anda stres karena dililit berbagai masalah, selesaikan dulu masalah Anda. Hati dan pikiran yang tenang akan memudahkan Anda dalam menyelesaikan pekerjaan.

Nah, coba Anda praktekkan. Percaya deh Anda bakal tidak melakukan kesalahan dalam bekerja lagi. Semoga! (sumber:GCM/SW-GloriaNet)

12 Februari 2011

Cerdas mengajukan gagasan

Anda mungkin memiliki banyak gagasan untuk memperbaiki cara kerja, tetapi selalu tidak ada tindakan dari level manajemen atasan, bahkan ide Anda banyak yang ditolak atau dirintangi atasan. Anda tentu kecewa dan menggerutu dalam hati.

Masalahnya mungkin terletak pada penerimaan orang lain tentang gagasan Anda. Nah, agar gagasan bisa diterima, ikuti beberapa saran untuk mengajukan gagasan. Anda simak!

Usahakan agar gagasan itu bersifat tulus untuk kepentingan organisasi, bukan untuk kepentingan pribadi. Pikirkan berbagai aspek dan dampaknya. Misalnya, jangan sampai orang lain mencium usaha Anda sebagai upaya menjilat atasan, mencari muka, atau menendang orang lain.

Usahakan agar orang lain merasa bahwa gagasan itu hasil pikiran mereka juga. Dalam hal ini perlu banyak komunikasi dan pendekatan. Gunakan banyak pendekatan pribadi dan informal, terutama dengan atasan, sebab dia akan mau mendengar Anda. Cara menyampaikannya juga harus sopan dan tidak merendahkan dia. Intinya, usahakan agar dia dan rekan-rekan yang lain merasa ikut serta dalam gagasan itu.

Anda harus siap jika kemungkinan gagasan Anda akan diakui oleh atasan Anda sebagai gagasannya. Bersikaplah suportif, sebab dengan cara itu dia juga akan "menggunakan" Anda. Berikanlah gagasan Anda sebaik mungkin untuk mendukung atasan Anda. Barangkali itulah jenjang karir Anda sementara sebelum sampai pada yang tertinggi.

Gunakan data yang baik, obyektif, kalau bisa ada pembanding dengan organisasi lain.

Jadi, dalam organisasi, keberhasilan mengajukan gagasan baru terletak pada cara Anda menggalang kerjasama baik formal maupun informal dengan orang lain, baik itu atasan, rekan maupun bawahan Anda.

Bagaimana, Anda tertarik mencobanya atau Anda punya ide lain? Moga-moga artikel di atas bermanfaat bagi Anda! (Sumber:GloriaNet-GCM/SW)

11 Februari 2011

Cara Aman Hadapi Bos Perfeksionis

Seperti yang diungkapkan oleh Muriel Solomon dalam buku Getting Your Way With People on The Job, orang-orang yang perfeksionis, terlebih seorang bos, merasa dirinyalah yang paling bisa mengerjakan sesuatu dengan sempurna. Parahnya, bos perfeksionis hampir selalu menggunakan standar pribadi untuk mengukur kesempurnaan pekerjaan anak buahnya. Sehingga, nyaris nggak ada pekerjaan anak buah yang dianggapnya sempurna. Nggak heran kalau apapun yang dikerjakan anak buahnya nggak luput dari kritikan pedas.

Saking perfeksionisnya, jika ia mendelegasikan tugas pada anak buah, hampir setiap saat ia akan mengeceknya. Hal ini dikarenakan, pada dasarnya orang yang perfeksionis sulit mempercayai orang lain. Bos yang perfeksionis memang beda-beda tipis dengan seorang detektif yang selalu ingin tahu bagaimana bawahannya mengerjakan tugas. Nggak heran Anda yang jadi anak buahnya jadi sering bete! Sehingga setiap mengerjakan tugas Anda merasa serba salah, belum lagi kalau mendengar kritikan pedasnya. Kalau nggak kuat bisa bisa Anda minta pensiun jadi anak buahnya.

Tapi jangan putus asa dulu menghadapi si bos yang perfeksionis. Bagaimanapun sulitnya karakter bos, masih ada jalan kok untuk menghadapinya. Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah merebut kepercayaannya terhadap Anda. Caranya, berusahalah mendapatkan pekerjaan yang biasanya ia kerjakan sendiri. Karena, bos yang perfeksionis memang banyak menyimpan pekerjaan untuk dirinya sendiri. Coba Anda amati apakah ada tugas-tugasnya yang tertunda akibat kesibukannya. Kemudian ajukan diri Anda untuk membantu menyelesaikan tugas itu.

Jika ia mendelegasikan tugas, kerjakan sebaik yang ia inginkan. Kalau biasanya Anda menutup telinga rapat-rapat terhadap omelan dan kritikannya, kini Anda coba simak dengan dan dengarkan seksama. Dari kritikan dan omelannya, Anda akan tahu standar seperti apa yang digunakan si bos. Usahakan sebelum ia menanyakan dan mengecek pekerjaan Anda, Andalah yang harus berinisiatif melaporkan padanya.

Kemudian untuk mengendurkan pengawasannya terhadap Anda, tanyakan pada si bos apa yang menjadi sasaran dari setiap tahap pekerjaan. Lalu katakan padanya, bahwa Anda akan mengerjakan tugas sesuai dengan tata caranya. Janjikan pada bos kalau Anda akan melaporkan setiap kali Anda menyelesaikan satu tahap. Selain itu Anda nggak perlu takut untuk bertanya jika ada sesuatu yang kurang jelas. Ingat, nggak perlu mengharapkan pujian dari seorang bos perfeksionis. Karena biasanya bos ini memang pelit pujian. Lagipula, Anda bekerja bukan untuk mendapatkan pujian bukan?

Jika Anda bisa mengerjakan tugas sesuai dengan standarnya, pasti deh Anda akan berhasil merebut simpatinya. Nah kalau sudah begini, bisa aja lho Anda akan jadi anak buahnya yang istimewa. Asal dengan cara yang positif, asyik-asyik aja kan jadi anak buah yang istimewa? Malah Anda bisa menularkan cara Anda merebut simpatinya pada rekan-rekan yang lain. Sehingga hubungan bos dan anak-anak buahnya nggak akan ada hambatan lagi.

Patut Anda catat, yang paling utama untuk menghadapi bos perfeksionis atau karakter bos sulit lainnya adalah kejelian dan kepekaan Anda untuk mengamati perilaku dan kebiasaannya. Dengan demikian, Anda akan tahu kapan harus bertindak ini dan kapan harus bertindak itu. Ingat, bos yang sulit akan semakin sulit jika menghadapi bawahan yang sulit pula. So, nggak ada salahnya kan Anda menjadi bawahan yang suitable tanpa harus sering-sering makan ati! (sumber:GCM/Astaga-tri)

09 Februari 2011

buat yang mau nikah

Untuk (Calon) Suamiku
Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.

Istri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah
Apalagi secantik Zulaikha

Justru Istrimu hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita,Menjadi solehah...
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama.
Istri menjadi tanah, kamu langit penaungnya,
Istri ladang tanaman, kamu pemagarnya,
Istri kiasan ternakan, kamu gembalanya,
Istri adalah murid, kamu mursyidnya,
Istri bagaikan anak kecil, kamu tempat bermanjanya.

Saat Istri menjadi madu, kamu teguklah sepuasnya,
Seketika Istri menjadi racun, kamulah penawar bisanya,
Seandainya Istri tulang yang bengkok,berhati-hatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkawinan,
Menginsyafkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt.,
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana,
Justru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Rasulullah,
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahhuwajhah,
Cuma suami akhir zaman,
Yang berusaha menjadi soleh.Amin

Untuk (Calon) Istriku
Pernikahan atau perkawinan,
Membuka tabir rahasia.

Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad SAW,
Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Ayyub,
Atau pun segagah Musa,
Apalagi setampan Yusuf.

Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
Membangun keturunan yang soleh .......

Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama.

Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya,
Suami adalah nahkoda kapal,kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal,
kamu adalah penuntun kenakalannya,
Saat Suami menjadi raja, kamu nikmati anggur singgasananya,
Seketika Suami menjadi bisa, kamulah penawar obatnya,
Seandainya Suami masinis yang lancang,
sabarlah memperingatkannya..
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan takwa,
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt.,

Karena memiliki suami yang tak segagah mana,
Justru Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga,
Pun bukanlah Hajar, yang begitu setia dalam sengsara,
Cuma wanita akhir zaman, Yang berusaha menjadi solehah, Amin.


Istriku ...
dia menjadi pengobat rindu saat aku kangen dengan keluarga,
saat aku pengin bermanja dia bisa menggantikan ibuku,
di saat bercanda dia temanku,
di saat dia bermanja dia menjadi adikku,
saat aku resah dia sahabatku dan curahan hatiku
(sumber:unknown)

08 Februari 2011

Berhasil dan Gagal

Rani sangat tidak puas ketika bulan ini Andi kembali menjadi juara pertama lagi. Masalahnya dulu mereka diterima bekerja di bagian penjualan bersama-sama. Mereka telah bekerja selama tujuh bulan. Tapi sejak empat bulan yang lalu prestasi Andi tiba-tiba meningkat. Kini Andi telah empat bulan berturut-turut menjadi juara karena hasil penjualannya paling tinggi. Sungguh, Rani sangat kesal. Motivasinya menurun karena merasa tak mungkin mengalahkan Andi. Untuk apa bersusah payah menjual kalau selalu Andi yang menang? Ia kehilangan harapan. Ia merasa apapun yang dilakukannya pasti gagal.

Iman juga merasa kesal melihat Andi menang terus. Ia merasa gagal. Iman lalu mencari apa penyebab keberhasilan Andi. Ia ingin mempelajarinya. Ternyata Andi bisa menelepon minimal dua puluh tujuh orang perhari, sedangkan Iman hanya sempat menelepon dua belas orang. Catatan data pelanggan yang dimiliki Andi sangat lengkap.
Andi tahu kapan si A pulang dari luar negeri, kapan si B tiba di kantor, dan sebagainya.

Andi selalu siap membantu setiap calon pelanggan meskipun mereka terkadang merepotkan. Rupanya Andi sangat serius dalam bekerja. Ia tidak pernah menyia-nyiakan waktu. Dari hasil analisanya, Iman mencoba memperbaiki dirinya dalam bekerja. Pelan tapi pasti, prestasi Iman mulai menunjukkan peningkatan. Iman memperoleh hasil
dari usahanya.

Deffi yang bekerja di perusahaan lain juga memiliki prestasi penjualan yang bagus. Ia hampir selalu mencapai hasil tertinggi setiap bulan.

Anehnya rekan-rekan kerjanya kurang menyukainya. Selidik punya selidik, rupanya mereka melihat atasannya sangat menyukai Deffi. Jelas dong, hasil penjualannya paling tinggi. Tapi semua rekan kerjanya menjadi iri hati. Ketika Deffi akan diangkat menjadi
supervisor, hampir semua orang menentang. Alasannya karena mereka tidak menyukai Deffi. Tapi untunglah atasannya cukup bijaksana, ia tetap mempromosikan Deffi, tapi ia juga menasehati Deffi untuk membagikan ilmunya pada yang lain. Deffi dengan senang hati membagikan semua yang diketahuinya.

Hasil perjuangan

Setahun kemudian, Deffi dan rekan-rekannya menjadi tim penjualan yang paling berprestasi di perusahaan.

Sayangnya Rani tidak dapat memetik manfaat dari keberhasilan Andi. Ia lupa bahwa keberhasilan Andi yang gemilang dibangun dari perjuangannya tiap hari yang tidak selalu mulus. Kadang-kadang gagal, kadang-kadang berhasil, kadang-kadang kesal, kadang-kadang gembira. Bagi Andi, itulah hidup. Yang penting baginya adalah tidak pernah berhenti belajar, baik dari keberhasilan maupun dari kegagalan.

Paul Galvin, pendiri Motorola, pernah mengatakan: " Jangan takut terhadap kesalahan. Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan".
Rani lupa bahwa semua manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan mengalami kegagalan. Begitu juga Andi dan Iman. Bedanya hanyalah, Andi dan Iman memanfaatkan kesalahan dan kegagalan itu untuk belajar menjadi lebih baik, sedangkan Rani malah iri, kesal pada diri sendiri dan berhenti berusaha.

Ketika Elvis Presley mengadakan show Opry pertamanya pada 1954, Jim Denny, manajer Grand Ole Opry berkata padanya: "Kamu takkan berhasil menjadi penyanyi... Kamu harus kembali menjadi sopir truk!" Apa yang sebenarnya terjadi pada waktu itu? Jim Denny bukan orang bodoh. Ia manajer Grand Ole Opry. Ia berpengalaman. Ia ahli di bidang musik. Tak mungkin ia salah menilai orang hingga separah itu.

Kemungkinan besar yang terjadi adalah penampilan Elvis Presley memang buruk pada waktu itu. Untunglah Elvis tidak putus asa. Ia terus berusaha untuk maju. Ia mencapai sukses bukan karena kebetulan, tapi karena ia terus berusaha menjadi lebih baik.

Harris ingin menjadi pemain tenis yang hebat seperti para idolanya. Setiap kali melakukan kesalahan, ia mengatakan pada dirinya bahwa hal yang sama pasti telah dialami juga oleh para bintang pemain tenis. Tak ada manusia yang sempurna. Tidak ada orang yang tidak pernah gagal.

Dari setiap kesalahan pukulan, kesalahan langkah, dan sebagainya, lahirlah pengalaman yang sangat berharga. Mereka belajar dari kesalahan. Dari bulan ke bulan permainan Harris makin sempurna. Tak lama lagi ia akan maju ke tingkat Kabupaten.

Noni berjualan aksesoris rambut di sebuah plaza. Ketika ia mulai berjualan, ia memasang tulisan "Jepit Rambut. Rp10.000 dapat 7". Selama beberapa hari tulisan itu dipasang tapi tak ada orang yang tertarik untuk membelinya. Memasuki minggu ketiga ia mulai
menganalisa apa yang harus dilakukannya. Ia kemudian mengganti tulisan itu menjadi "Jepit Rambut. Rp10.000 dapat 3". Betul! Segera ia memperoleh banyak pembeli.

Rupanya orang kurang tertarik mendapat tujuh jepit rambut karena terasa terlalu banyak. Untuk apa membeli tujuh buah jepit rambut? Tapi untuk membeli tiga buah jepit rambut, rupanya banyak orang merasa masih mau.

Noni belajar dari kesalahan dan kegagalannya sendiri. Iman belajar dari kegagalannya sendiri dan keberhasilan orang lain. Keduanya memanfaatkan kesalahan dan kegagalan untuk mencapai keberhasilan.

Never stop learning! You will succeed!

Sumber: POTENSI DIRI - Berhasil dan Gagal oleh Lisa Nuryanti

06 Februari 2011

Berani Menolak Tawaran

Gaji besar atau fasilitas mewah, bukan jaminan suatu pekerjaan akan mengasyikkan. Jangan ragu untuk bilang tidak!Apalagi jika ditawari pekerjaan yang tidak kena dihati!

Siapa sih yang tak tergoda ditawari kesempatan emas?,bekerja di perusahaan besar dengan gaji fantastis ditambah kesempatan training di luar negeri. Jalan sukses seperti terhampar di depan mata.
Tapi nanti dulu!Sebelum memutuskan untuk menerimanya, coba timbang berkali-kali dengan kepala jernih. Benarkah ini pekerjaan yang anda inginkan?Sadarkah anda dengan semua konsekuensi dari pekerjaan ini?Jangan sampai salah langkah. Bisa-bisa manuver yang anda lakukan sama sekali tidak cocok untuk pribadi atau jalur karir impian selama ini.
Memang butuh nyali besar untuk menolak pekerjaan yang benar-benar menjanjikan. Hati-hatilah kalau semua tawaran itu masih janji belaka, belum bisa dibuktikan. Anda pasti merasa seperti berjalan diudara, serba meraba-raba.Apalagi kalau anda dalam posisi "dibajak" untuk bekerja di perusahaan baru. Prestasi kerja anda akan terus dipantau sepanjang waktu, dan inilah yang nanti akan menjadi beban.
Ada tiga hal yang harus and pertimbangkan sebelum mengambil keputusan, apakah anda akan menerima tawaran tersebut ataukah menolak tawaran tersebut. Ketiganya adalah :
• Silahkan kejar impian anda
• Kenali situasi kerja anda yang baru
• Turuti kata hati kecil anda

(source: Majalah kosmopolitan)

04 Februari 2011

Belajarlah dari Ulat

Bagi penggemar tanaman atau yang memiliki hobi berkebun, seringkali
menemukan binatang yang menjengkelkan, dimana dedaunan muda yang tumbuh
segar, menjadi tak beraturan dan bolong-bolong bahkan habis dan tinggal
tangkainya saja. Ternyata setelah kita perhatikan ada hewan yang biasanya
berwarna hijau, sehijau dedaunan untuk kamuflase, binatang tersebut adalah
ulat.

Ulat adalah salah satu binatang yang sangat rakus dalam melahap hijaunya
dedaunan tanaman yang kita sayangi. Rasa marah yang sangat bila kita jumpai
tanaman kesayangan kita telah habis dedaunannya, bahkan hanya tinggal
ranting-ranting saja. Sedih dan marah rasanya karena usaha kita terasa
terampas begitu saja karena ulah sang ulat.

Dibalik kekesalan dan rasa marah, pernahkah kita mencoba untuk melihat atau
sedikit tertegun mengernyitkan dahi atas ulah sang ulat tersebut atau
sebaliknya kita membunuhnya untuk melampiaskan kekesalan hati, setega
itukah?

Hasil yang diakibatkan oleh ulah sang ulat memang sangat mengesankan bila
dibanding dengan wujud ulat yang lemah dan lunak tubuhnya. Melihat dari
akibat yang dihasilkan maka dapat kita katakan bahwa karakter ulat adalah
pekerja keras dalam menggunduli dedaunan tanaman kita, seakan-akan mereka
seperti dikejar deadline dan harus buru-buru untuk menyelesaikan. Hasilnya
sangat mengesalkan sekali buat kita, yaitu tanaman yang gundul dalam waktu
yang relatif singkat dan sekali lagi sungguh mengesankan.

Dalam menjalani misinya sang ulat tak membiarkan sedikit waktu terbuang.
Sang ulat baru berhenti ketika sampai pada saat yang ditentukan dimana ia
harus berhenti makan untuk menuju ke dalam kondisi puasa yang keras. Puasa
yang sangat ketat tanpa makan tanpa minum sama sekali, dalam lingkupan
kepompong yang sempit dan gelap.

Pada masa kepompong ini terjadi sebuah peristiwa yang sangat menakjubkan,
masa dimana terjadi transformasi dari seekor ulat yang menjijikkan menjadi
kupu-kupu yang elok dan indahnya dikagumi manusia. Sang kupu-kupu yang
terlahir seakan-akan menjadi makhluk baru yang mempunyai perwujudan dan
perilaku yang baru dan sama sekali berubah.

Haruskah kita membiarkan begitu saja sebuah peristiwa yang sangat indah dan
mengesankan ini, tentu tidak. Sebenarnya kita patut malu bila melihat tabiat
ulat yang pekerja keras. Ulat seakan tak mempunyai waktu yang terluang dan
terbuang sedikitpun. Waktu yang tersedia adalah waktu yang sangat berharga
bagi ulat untuk menggemukkan badan sebagai persiapan menuju sebuah keadaan
dimana diperlukan energi yang besar yaitu masa kepompong, seakan
dikejar-kejar oleh deadline sehingga sang ulat tak pernah beristirahat
sejenakpun untuk terus melahap dedaunan.

Berpacunya sang ulat dengan waktu, ternyata disebabkan sang ulat telah
mempunyai sebuah tujuan yang sangat jernih dan jelas yaitu mengumpulkan
semua potensi yang ada untuk menghadapi satu saat yang sangat kritis yaitu
masa kepompong, dimana pada masa kepompong tersebut dibutuhkan persiapan
yang prima. Datangnya masa kepompong adalah sebuah keniscayaan, maka sang
ulat mempersiapkan dengan kerja keras untuk menghadapinya.

Sebuah persiapan diri dengan kerja keras dilakukan juga pada hewan-hewan
yang mengalami musim dingin.Dimana untuk menghadapi masa sulit di musim
dingin, banyak hewan yang melakukan hibernasi selama musim dingin di gua-gua
atau liang-liang, agar terhindar dari ganasnya musim dingin. Agar tubuh
tetap hangat dan tersedianya energi maka sebelum menjelang musim dingin,
hewan-hewan tersebut akan menumpuk lemak sebanyak-banyaknya di dalam
tubuhnya, untuk dipakai sebagai bekal dalam tidur panjangnya.

Lalu coba kita berkaca dan mereview diri kita, adakah semangat yang luar
biasa selayaknya ulat yang telah menggunduli dedaunan, bukankah sebuah masa
depan dan tanggung jawab yang begitu beratnya harus kita pikul dan tunaikan.
Namun kita terbuai dan masih sering suka bermain-main, selayaknya tertipu
oleh permainan yang sangat melenakan.

Masa-masa dalam kehidupan kita sebagai individu atau kelompok, pasti tak
akan pernah luput dari masa yang menyenangkan dan kemudian digantikan
masa-masa yang sulit, itu adalah sebuah kepastian, sepasti bergantinya musim
hujan disongsong oleh musim kemarau yang memayahkan.

Di dalam masa-masa senang satu saat akan berganti menjadi masa yang sulit
dan bahkan menjadi sebuah musibah karena mengintai sebuah keterlenaan.
Sungguh benar hadist nabi untuk mengambil kesempatan lima sebelum lima: muda
sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, hidup sebelum mati
dan senggang sebelum sibuk. Dan bukankah kita telah diwanti-wanti untuk
senantiasa mempersiapkan diri dengan apa saja yang kita mampu, untuk
menggentarkan hati musuh-musuh kita.

Janganlah kita terlena bahkan kalah dengan hewan yang bernama ulat yang
mempunyai etos kerja unggul dan memiliki pola pandang yang jauh ke depan
yang meniti masa depan tersebut dengan kerja keras, karena masa depan dengan
kesulitan dan cobaan itu pasti akan datang dan menghampiri kita, maka
persiapan yang matang dan kerja keras yang mampu menolong kita dan bukan
kemalasan dan menunda-nunda pekerjaan.

Sumber: Unknown

02 Februari 2011

Belajar Dari Kesalahan

Bila anda melakukan sesuatu, ada kemungkinan anda membuat suatu
kesalahan. Bila anda membuat kesalahan, itu adalah hal yang hebat.
Karena anda berkesempatan belajar sesuatu.

Akui kesalahan anda, teliti dan pelajari secara mendalam. Jawablah
kesalahan anda tersebut. Kesalahan adalah guru yang luar biasa.
Dengan mengenal apa yang salah, anda dibantu untuk menemukan apa yang
benar.

Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan.Suatu
saat, seorang pegawai membuat kesalahan besar yang merugikan IBM
senilai jutaan dollar. Sang pegawai yang dipanggil ke kantor Watson,
berkata "Anda pasti menghendaki saya mengundurkan diri." Jawab
Watson, "Anda pasti bercanda. Saya baru saja menghabiskan 10 juta
dollar untuk mendidik anda..."

Orang yang berbakat sukses, akan belajar dari apapun yang terjadi,
termasuk kesalahan. Bila anda membuat sebuah kesalahan, hal yang
terbaik adalah mengumpulkan kembali keping-keping yang terserak, dan
memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Jangan menangisi kesalahan. Periksa dan pelajari
kesalahan. Selanjutnya manfaatkan pengetahuan baru anda itu.
(sumber:nn)

01 Februari 2011

BEBERAPA TIPS MELAMAR PEKERJAAN

Beberapa tips melamar pekerjaan :
1. Lamar pekerjaan yang anda minati dan yakin mampu melaksanakan.

2. Buatlah surat lamaran yang terkesan individual/personal, khusus untuk perusahaan yang dimaksud. Jangan membuat surat lamaran yang sudah diformat secara standar atau meniru/menjiplak mentah-mentah dari buku.

3. Usahakan surat tersebut singkat, faktual, dan menarik, dengan bahasa yang jelas dan penampilan menarik, dalam arti: rapi (tidak ada kesalahan ejaan atau tatabahasa), bersih (tinta hitam di atas kertas putih, jangan ada koreksi seperti tip-ex atau perbaikan dengan pensil/bolpoin--sebaiknya ketik dan cetak ulang saja) dan selalu berusaha ditujukan kepada seseorang tertentu (nama dan/atau jabatan yang spesifik).

4. Surat lamaran maksimal hanya satu halaman, selalu disertai resume/C.V. (curriculum vitae) Anda dan memberi impresi pertama yang positif tentang Anda.

5. Resume/C.V. Anda sebaiknya memberi detail tentang latar belakang pendidikan, keterampilan-keterampilan yang Anda miliki, pengalaman kerja (full-time, part-time, atau freelance yang memberi Anda kompetensi tertentu untuk melakukan suatu pekerjaan), aktivitas (organisasi, masyarakat, olahraga, dsb) dan prestasi-prestasi (di sekolah maupun luar sekolah) yang pernah Anda raih.

Ciri resume/C.V. yang baik adalah: rapi, simpel, jujur, dan akurat. Sebaiknya bersih dan disusun agar penyampaian informasi menarik serta mudah dibaca. Berilah jarak (margin) pada semua sisi resume/C.V. Anda sebesar 1" (minimal 1/2" kalau Anda kekurangan tempat untuk mengisi informasi tentang diri Anda.) Bagian putih ini membuat resume Anda menarik, bersih, dan mudah dibaca sekaligus memberi tempat bagi calon atasan untuk membubuhkan catatan langsung di situ. Gunakan kertas dan tinta yang sama dengan surat lamarannya.

6. Baca dan periksa ulang surat lamaran serta resume/C.V. Anda. Pastikan bahwa tidak ada kesalahan tipografis, tata bahasa/grammar, bahasa yang diulang-ulang/repetitif, layout yang kurang rapi (miring atau tidak lurus), ataupun kesalahan lain. Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan.

8. Silakan membaca buku/literatur yang tersedia di toko-toko buku. Ada banyak buku yang mengulas cara-cara dan kiat efektif dalam menulis surat lamaran, resume/C.V., maupun memenuhi panggilan wawancara. (kcm)